Perampok Toko Emas di Alas Terus Diburu Polisi

oleh -85 views

Kerugian Capai 1 M

Sumbawa Besar, SR (4/3)

Erwan Yudha Perkasa 2Jajaran kepolisian Polres Sumbawa terus memburu kawanan perampok yang beraksi di Toko Emas “Matahari” Komplek Terminal Alas, Kecamatan Alas, beberapa hari lalu. Sejauh ini hasil identifikasi, para perampok tersebut diduga telah berada di luar daerah.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Erwan Yudha Perkasa SH, Senin (3/3), mengakui keberadaan kawanan tersebut yang diperkirakan berada di wilayah Pulau Lombok. Untuk memburunya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Buser Polda NTB.

Untuk diketahui, perampok tersebut diperkirakan berjumlah 4 orang. Dalam aksinya dua orang yang mengenakan cadar dan memakai helm masuk ke dalam toko, sedangkan dua lainnya diduga menunggu di atas mobil. Mereka menggunakan helm hanya untuk mengelabui korbannya, seolah-olah kawanan ini datang menggunakan sepeda motor.

Hasil olah TKP polisi, ungkap perwira low profil ini, perhiasan emas yang berada di tiga etalase habis dikuras. Dalam kalkulasi kasar, kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar.

Seperti diberitakan kawanan bercadar ini beraksi di siang bolong saat warga setempat sedang melaksanakan sholat Jumat, termasuk pemilik toko, H Hamdini. Di toko hanya ada istrinya Hj Maskanah dan putrinya.

Di dalam toko yang berlokasi di Jalan Pahlawan No. 56 Komplek Pertokoan Terminal Alas ini, Hj Maskanah dan putrinya dibuat tak berkutik di bawah todongan senjata tajam.

Baca Juga  Jadikan Rumah Tempat Transaksi, Pengedar Narkoba ini Dibekuk

Aksi ini nyaris tak diketahui siapapun karena situasi jalan raya dan sekitarnya sedang sepi, karena semua warga laki-laki sedang berada di masjid, sedangkan wanitanya tengah tidur siang. Selain itu korban juga tidak meminta bantuan kepada warga setempat, tapi meluncur ke Bank NTB Cabang Pembantu Alas untuk memblokir rekeningnya. Sebab selain perhiasan emas dan uang, para pelaku juga membawa kabur tas berisi surat penting, ATM dan buku rekening bank. Korban baru melaporkan kasusnya setelah disarankan Petugas Satpam bank setempat.

BPSK dukacita dukacita bankntb

No More Posts Available.

No more pages to load.