KSR Dibahas Setelah Penetapan UU PPS

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (02/03)

Fahri FK2DPembentukan Propinsi Pulau Sumbawa (PPS) sudah menjadi harga mati untuk direalisasikan pada Tahun 2014 ini. Hal ini menyusul akan disahkannya UU PPS pada rapat paripurna Mei 2014 mendatang. Kabar tersebut tentunya membahagiakan masyarakat di wilayah Pulau Sumbawa, karena pembentukan daerah otonomi baru (DOB) yang sudah diperjuangkan belasan tahun lamanya ini akan menjadi harapan baru bagi percepatan akselerasi pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Lalu bagaimana dengan kabar Kota Samawa Rea (KSR) yang sejak beberapa tahun lalu santer digaungkan dan bakal lebih cepat terbentuk daripada PPS ?

amdal

Dikonfirmasi hal itu, Anggota DPR RI, H Fahri Hamzah SE menyatakan bahwa KSR masuk dalam paket DOB tahap II karena telah diverifikasi Komisi II DPR RI. Selain itu RUU KSR bersama 22 DOB lainnya telah ditetapkan pada rapat paripurna Desember 2013.

Selanjutnya, kata Fahri—akrab politisi PKS ini disapa saat dicegat usai menghadiri Workshop UU Desa di Hotel Sernu Raya, Sumbawa, Minggu (2/3), KSR akan mulai dibahas Mei 2014 atau setelah penetapan UU PPS. Jika bisa tuntas pada bulan tersebut lanjut Fahri, akhir Tahun 2014 atau sebelum pergantian anggota DPR RI, sudah diparipurnakan. “Semoga berjalan lancar sesuai rencana,” ucap Fahri.

Menurutnya, sejauh ini persyaratan pembentukan KSR berdasarkan laporan dari anggota DPRD Sumbawa dan KPKSR, sudah tidak ada masalah dan dinyatakan lengkap.

Baca Juga  Selamat !! Panwascam se-Kabupaten Sumbawa Resmi Dilantik

Untuk itu Fahri menyatakan komitmennya tidak hanya memperjuangkan PPS, tapi juga KSR. Tentunya dukungan semua pihak sangat diharapkan bagi percepatan prosesnya.

iklan bapenda