Kawanan Bercadar Rampok Toko Emas

oleh -0 views
ilustrasi perampok
bankntb

Sumbawa Besar, SR (01/03)

Kapolsek ibrahim EDIIIIT
AKP Ibrahim, Kapolsek Alas

Kawanan bercadar beraksi di siang bolong. Dalam aksinya, kawanan yang berjumlah dua orang ini merampok Toko Emas Matahari yang berlokasi di Jalan Pahlawan No. 56 Komplek Pertokoan Terminal Alas, Jumat (28/2) sekitar pukul 12.30 Wita atau bertepatan dengan pelaksanaan Sholat Jumat.

amdal

Seluruh isi etalase berupa perhiasan emas berbagai jenis yang belum sempat dikalkulasi, habis dikuras perampok tersebut. Pemilik toko, Hj Maskanah dan putrinya, dibuat tak berkutik di bawah todongan senjata tajam.

Aksi ini nyaris tak diketahui siapapun karena situasi jalan raya dan sekitarnya sedang sepi, karena semua warga laki-laki sedang berada di masjid, sedangkan wanitanya tengah tidur siang. Selain itu korban juga tidak meminta bantuan kepada warga setempat, tapi meluncur ke Bank NTB Cabang Pembantu Alas untuk memblokir rekeningnya. Sebab selain perhiasan emas dan uang, para pelaku juga membawa kabur tas berisi surat penting, ATM dan buku rekening bank. Korban baru melaporkan kasusnya setelah disarankan Petugas Satpam bank setempat.

Kapolsek Alas, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Ibrahim yang dikonfirmasi, Sabtu (1/3) mengakui adanya kejadian itu. Pihaknya mendapat laporan beberapa jam setelah sholat Jumat. Bersama anggotanya, langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP. Selain ruangan toko yang menjual emas dan pakaian ini acak-acakan, anggota juga menemukan sarung belati (golok) milik perampok yang tertinggal. Sejauh ini belum diketahui berapa kerugian yang dialami korban termasuk jumlah perhiasan yang dibawa kabur perampok. “Masih dihitung, karena saat ini korban terlihat masih trauma,” kata mantan Kapolsek Utan ini.

Baca Juga  Pemda Menang Gugatan, Pengusaha Batu Gong Ancam Lapor KY

Berdasarkan keterangan korban, ungkap Ibrahim, dua orang perampok yang mengenakan cadar dan helm serta memakai jaket hitam ini masuk ketika korban dan putrinya sedang berkemas untuk menutup tokonya. Tanpa diduga dua orang langsung menerobos masuk sembari menodongkan pisau ke arah korban. Korban dan putrinya langsung digiring ke dalam tepat di ruang butik. “Satu orang pelaku mengawasi korban yang tak bisa berkutik. Satunya lagi beraksi mengambil perhiasan dan barang berharga lainnya,” sebut Ibrahim.

Setelah menggasak isi toko, para perampok kabur ke arah pintu samping. Rupanya para perampok pandai melihat situasi. Dan aksi ini hampir sama dengan aksi perampokan yang terjadi di wilayah Kecamatan Rhee di sebuah toko bangunan dan merampok gaji guru di Kecamatan Utan . Mereka memanfaatkan situasi ketika warga sedang menunaikan sholat Jumat.

Untuk mengungkap aksi ini, lanjut Ibrahim, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Sumbawa yang kemudian menerjunkan Tim Buser guna melakukan penyelidikan. Selain itu pihaknya meningkatkan patroli dan mengajak masyarakat untuk menggiatkan siskamling dalam upaya mencegah atau meminimalisir terjadinya kasus yang sama.

iklan bapenda