Tersangka Pembantaian Petani Bertambah

oleh -0 views
bankntb

Sumbawa Besar, SR (01/03)

kapolres Karsiman 55EDIIIIITTersangka kasus pembunuhan A Rahman Saleh (49) seorang petani asal Desa Lekong, Kecamatan Alas Barat, bertambah menjadi tiga orang. Setelah menetapkan Hendra (25) sebagai tersangka, penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa, menetapkan dua tersangka lainnya. Adalah Pandi dan Aldi—keduanya adik kandung Hendra. Para tersangka ini juga adalah keponakan korban atau anak kandung Akhmad Saleh yang merupakan adik kandung korban.

amdal

Kapolres Sumbawa, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Karsiman SIK MM yang diitemui Jumat (28/2) sore, menyebutkan, tambahan tersangka ini berdasarkan hasil pengembangan penyidikan sejumlah saksi. Hasil pemeriksaan mengungkapkan, kedua tersangka (Pandi dan Aldi) terlibat sebagai eksekutor yang ikut menghabisi nyawa korban cara membacok dan menebas menggunakan parang dan pedang. Salah seorang saksi berinisial SW yang melihat langsung aksi pembantaian ini sempat melerai. Bahkan keterangan saksi ini sesuai dengan keterangan putri korban, Eni Kurniawati (27) yang saat kejadian berada bersama korban dan ibunya, sedang melakukan pemupukan tanaman padi di lokasi persawahan Orong Rea, Dusun Lekong, Minggu (9/2) lalu. “Meski kedua tersangka ini tidak mengakui perbuatannya, tapi keterangan saksi mengarah kepadanya. Dan dua tersangka sudah di BAP,” kata AKBP Karsiman—akrab perwira dengan dua melati di pundak ini disapa.

Disinggung mengenai ayah tersangka, Akhmad Saleh, yang datang bersama para tersangka di TKP, Kapolres menyatakan masih didalami. Sejauh ini belum ada keterangan saksi yang menguatkan keterlibatan adik kandung korban ini. Kendati demikian Akhmad Saleh masih diamankan bersama istri, menantu dan iparnya di Polres Sumbawa.

Baca Juga  Hanya 5 Menit Si Jago Merah Hanguskan 6 Rumah

Seperti diberitakan, korban dihabisi di depan istri dan anaknya. Kuat dugaan, pembantaian ini berlatar belakang harta warisan. Menurut putri korban, Eni Kurniawati (27) yang menjadi saksi pembunuhan sadis tersebut, dia bersama ayah (korban) dan ibunya pagi itu berada di sawah sedang melakukan pemupukan tanaman padi. Selang beberapa jam, muncul lima orang yaitu Akhmad Saleh (45) adik kandung korban, bersama tiga putranya yakni Hendra (25), Pandi (17), Aldi (15) dan seorangnya lagi Jalal (17) adik ipar Akhmad Saleh.

Di lokasi persawahan ini, Akhmad Saleh Cs terlibat cekcok dengan ayahnya. Setelah itu Akhmad Saleh langsung memberi komando kepada ketiga anaknya dan adik iparnya untuk menyerang korban (A Rahman Saleh) menggunakan senjata tajam yang sudah dipersiapkan. Tanpa membuang waktu Akhmad Saleh Cs secara membabi buta menebas bagian kepala, leher dan tangan korban. Seketika korban jatuh tersungkur bersimbah darah dan meninggal di lokasi kejadian.

iklan bapenda