Home / HukumKriminal / Tangkap Buronan Narkoba, Libatkan Anjing Pelacak dan Beberapa Kali Tembakan

Tangkap Buronan Narkoba, Libatkan Anjing Pelacak dan Beberapa Kali Tembakan

MATARAM, SR (20/3/2020)

Tim Gabungan Tangkap Buron (Tabur) Kajari Mataram dan Kejaksaan Tinggi NTB yang diback-up Tim Polresta Mataram, berhasil meringkus DPO kasus Narkoba berinisial JA alias Jaka. Buronan yang sudah dijatuhi hukuman 10 tahun penjara atas putusan Kasasi Mahkamah Agung ini ditangkap di rumahnya Kelurahan Turida Timur Kecamatan Sandubaya Kota Mataram, usai sholat Jumat (20/3/2020) pukul 14.00 Wita. Upaya evakuasi terpidana ini cukup dramatis. Selain melibatkan Anjing Pelacak, tim terpaksa melepas beberapa kali tembakan di udara untuk menghalau keluarga DPO yang mencoba menghalangi tim membawa DPO.

Kajati NTB melalui Kasi Penkum, Dedi Irawan SH MH dalam keterangan persnya menjelaskan, bahwa penangkapan buronan ini dilakukan setelah tim melakukan pemantauan selama dua minggu. Tim juga sempat melaksanakan sholat Jumat di sekitar lingkungan DPO. Setelah memastikan DPO berada di rumahnya, tim jaksa yang diback-up Tim Satnarkoba Polresta Mataram bergerak ke rumah DPO membawa serta dua anjing pelacak. Di rumah itu, tim menangkap DPO. Namun penangkapan itu mendapat perlawanan dari orang tua dan keluarga DPO. Mereka keberatan terhadap eksekusi tersebut dengan alasan kasus itu sedang proses Peninjauan Kembali (PK). Meski tim sudah menjelaskan bahwa PK tidak menunda pelaksanaan eksekusi, namun pihak keluarga tetap keberatan sehingga terjadi kisruh sebab warga sekitar ikut membela DPO. Melihat situasi rawan itu, tim terpaksa melepas beberapa tembakan peringatan. Akhirnya DPO berhasil dibawa secara pakasa menuju Kantor Kejari Mataram untuk dilaksanakan proses eksekusi. Selanjutnya DPO dibawa ke Lapas Mataram untuk menjalani masa hukuman.

Untuk diketahui ungkap Dedi, sebelumnya terpidana ini dituntut JPU dengan hukuman 15 tahun penjara. Putusan Pengadilan Negeri Mataram menyatakan Jaka tidak bersalah dan dibebaskan dari segala tuntutan hukum. JPU langsung mengajukan Kasasi. Putusan Kasasi Mahkamah Agung ini memjatuhkan hukuman 10 tahun pidana penjara. Terpidana melanggar pasal 114 jo pasal 132 UU No. 35 Tahun 2009 tetang Narkotika dengan barang bukti 274 gram shabu-shabu. Jaka bersama dua rekannya dengan berkas terpisah yaitu ES dan AM yang saat ini sedang menjalani masa pidananya selama 9 tahun penjara berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Mataram. (SR)

 

Lihat Juga

Pencuri Sapi Tertangkap Setelah Mobilnya Tabrak Portal Beton

LOMBOK TIMUR, SR (1/4/2020) Sial dialami WIL (31). Petani asal Suela Lombok Timur ini tertangkap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *