Home / Pemerintahan / Ingin Jadi Penghafal Qur’an, Wabup dan Sekda Ikut Pelatihan Metode Tikrar

Ingin Jadi Penghafal Qur’an, Wabup dan Sekda Ikut Pelatihan Metode Tikrar

SUMBAWA BESAR, SR (23/2/2020)

Masjid Al Muttaqien Lembaga Deeniyat Sumbawa yang berlokasi di Jalan Lintas Raberas—Kebayan, depan Taman Unter Ketimis, Kelurahan Uma Sima Kecamatan Sumbawa, Ahad (23/2/2020) pagi, penuh dengan para jamaah. Jamaah dari berbagai latar belakang dan umur ini, membaur dan tampak antusias mengikuti Pelatihan Menghafal Al-Qur’an dengan Metode Tikrar yakni “Hafal tanpa Menghafal”. Kegiatan pertamakali di Kabupaten Sumbawa dan Indonesia ini menghadirkan Ustadz Darmidi SE selaku Branch Manager Syaamil Qur’an, Jawa Timur. Di antara para peserta tersebut, terlihat Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, dan Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM yang mengajak serta keluarganya, para ustadz, imam masjid, pelajar, dan mahasiswa.

Ketua Panitia Pelatihan, Ustadz Slamet Riyadi S.Pd.I mengatakan, bahwa pelatihan menghafal Al Quran Metode Tikrar (Hafal Tanpa Menghafal) ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan semangat umat dalam menghafal Al Qur’an. “Mimpi kita di sini, menjadikan Sumbawa sebagai pusat pendidikan Islam. Saya mengimpikan nanti, bagaimana kita melihat para nelayan di laut, petani di sawah, sopir di terminal, pegawai di kantoran, dan anak-anak di sekolah, asyik mengtikrorkan ayat-ayat Allah. Mimpi ini juga merupakan harapan dari Almarhum drh. Zainal Muttaqien yang mewakafkan lahannya untuk mendirikan lembaga pendidikan di sini,” kata Ust Slamet, seraya mengatakan, bahwa siapapun yang bersahabat dengan Al-Quran, tidak akan kecewa di dunia dan akhirat.

Sementara Ketua MUI Sumbawa, Ust. Syukri Rahmat S.Ag dalam sambutannya menyebutkan kegiatan yang diprakarsai Lembaga Deeniyat ini sangat positif dan bermanfaat. Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut Kabupaten Sumbawa benar-benar diliputi rahmat, magfiroh dan ridho dari Allah SWT. Kegiatan ini juga sebagai ikhtiar bersama dalam mencetak kader-kader Qur’ani. Menurut ulama Sumbawa ini, bahwa tidak ada sesuatu yang lebih tinggi nilainya dari orang yang bersahabat dengan Al Qur’an, dan tidak ada yang lebih mulia dari orang yang menghafal Al Qur’an. “Saya pribadi sangat ta’zim dengan ahli dan penghafal Al Qur’an, hatta dia itu anak-anak. Karena pada diri mereka ada malaikat-malaikat Allah yang menyertainya. Dan Al Qur’an menjadikan kita hamba-hamba yang terbaik. Terima kasih kepada Lembaga Deeniyat yang memprakarsai acara ini, semoga mendapat limpahan rahmat-Nya,” ucapnya.

Sekda Sumbawa, Drs. H. Hasan Basri MM, menilai kehadiran para jamaah di acara tersebut sebagai salah satu dari taman-taman syurga yang nantinya akan dibanggakan Allah di hadapan Malaikat-Nya. Ini adalah niat dan ikhtiar untuk mempelajari, menghafal dan memaknai Kiktab Suci Al-Quran dan kandungannya. Sebab janji Allah bahwa orang yang menghafal Al-Qur’an kelak dapat menyelamatkan 10 anggota keluarganya yang telah nyata-nyata masuk Neraka. Karenanya kegiatan ini diharapkan bukan yang pertama sekaligus yanfg terakhir, melainkan digelar kembali dengan gaung yang lebih besar. Tentunya dengan harapan, Samawa Tana Intan Bulaeng menjadi daerah yang diliputi keberkahan. Karena keberkahan suatu daerah sangat ditentukan oleh masyarakatnya.

Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengaku sangat tertarik mengikuti pelatihan tersebut, selain menambah ilmu secara pribadi juga bermanfaat bagi semuanya. “Ini sangat positif dan luar biasa,” pujinya. (JEN/SR)

Lihat Juga

Pesta Miras di Tengah Wabah Corona, Pelajar dan Pegawai Honorer Diangkut Pol PP

SUMBAWA BESAR, SR (5/4/2020) Perbuatan sekelompok pelajar dan pegawai honorer ini tak patut dicontoh. Di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *