Home / HukumKriminal / KPU Belum Berikan Password, Bawaslu Sumbawa Sulit Akses Data Silon

KPU Belum Berikan Password, Bawaslu Sumbawa Sulit Akses Data Silon

SUMBAWA BESAR, SR (20/2/2020)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa saat ini tengah melakukan verifikasi terhadap berkas dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Sumbawa jalur independen yaitu Drs. H. Rasyidi Mukhtar—Drs. H. Sudirman Malik, dan Ir. Talifuddin M.Si—Sudirman S.IP. Verifikasi ini dilakukan secara administrasi maupun factual, untuk memastikan ada dan tidaknya secara fisik formulir dukungan, KTP, surat keterangan (Suket), serta tandatangan dukungan pemilik KTP. Namun sejauh ini KPU Sumbawa belum memberikan password aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) kepada Bawaslu Sumbawa agar pengawasan dapat dilakukan secara optimal.

Hal ini diakui Ketua Bawaslu Sumbawa, Syamsi Hidayat S.IP yang ditemui belum lama ini. Didampingi S.Sos.I  selaku Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Masyarakat Antar Lembaga Bawaslu Sumbawa, Syamsi menjelaskan bahwa titik tekan dalam pengawasan, adalah memastikan semua dokumen dukungan yang disampaikan oleh bakal calon itu, sudah terdata di Silon. Namun pihaknya kesulitan mengaksesnya karena sampai saat ini KPU belum memberikan password Silon tersebut. “Tanpa password itu kami belum bisa mengakses secara langsung berapa data dukungan sebaran yang disampaikan bakal pasangan calon terutama yang dimasukkan ke Silon,” timpal Hamdan.

Pihaknya sudah berkordinasi dan mendorong KPU Sumbawa untuk segera memberikan password ke Bawaslu. Saat itu KPU beralasan belum ada fitur dan lainnya dari KPU RI. Bawaslu Sumbawa juga sudah berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi hingga pusat agar ada langkah-langkah yang meminta KPU RI membuat fitur khusus untuk Bawaslu sesuai amanat SE No. 82 Tahun 2020. “Silon ini data dukung untuk kami berikan kepada jajaran kami di tingkat bawah,” imbuhnya.

Meski demikian Bawaslu Sumbawa tetap melakukan pengawasan. Salah satunya berkoordinasi dengan penghubung bakal calon guna mendapat data-data termasuk sebaran jumlah dukungan yang ada di form B2. Selain itu melakukan pengecekan langsung ke KPU untuk memastikan jumlah dukungan sesuai dengan prosedur dan tata cara yang diatur oleh KPU, termasuk apakah berkas yang dibawa bakal pasangan calon berdasarkan print out yang sudah dimasukkan ke Silon.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Sumbawa , M. Wildan M.Pd mengatakan bahwa dalam Peraturan KPU, menyebutkan KPU harus memberikan akses kepada Bawaslu sebagai bahan pengawasan. Namun ia mengakui sampai sekarang belum bisa memberikan akses kepada Bawaslu, berupa password Silon. Pasalnya belum ada instruksi tertulis dari KPU pusat mengenai petunjuk teknis (juknis) tentang bagaimana tatacara menyerahkan dokumen, password dan user Silon tersebut kepada Bawaslu. “Kami sudah bersurat secara resmi ke KPU RI melalui KPU Provinsi, tapi sampai sekarang belum direspon,” akunya.

Meski demikian, Bawaslu melakukan pengawasan melekat seperti yang dilakukan KPU yaitu pengecekan seluruh dokumen yang diserahkan pasangan calon. Wildan juga mengaku seperti sudah menyebarkan seperti apa dukungan sudah diinput bakal calon di Silon. “Kami hanya sekedar mengontrol berapa dukungan yang sudah diinput bakal pasangan calon,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Pencuri Sapi Tertangkap Setelah Mobilnya Tabrak Portal Beton

LOMBOK TIMUR, SR (1/4/2020) Sial dialami WIL (31). Petani asal Suela Lombok Timur ini tertangkap ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *