Home / HukumKriminal / Wujudkan Pilkada Aman, Bawaslu Sumbawa Lalo Jango Partai  

Wujudkan Pilkada Aman, Bawaslu Sumbawa Lalo Jango Partai  

SUMBAWA BESAR, SR (25/1/2020)

Pelaksanaan Pilkada Sumbawa 2020 tinggal beberapa bulan lagi. Namun tahapan-tahapannya sudah mulai dilakukan. Tentunya harapan muncul agar proses ini berjalan aman dan lancar, tidak ada pelanggaran apalagi hal-hal yang berpotensi terjadinya inkodusifitas daerah. Sebagai lembaga yang bertanggung jawab dan berperan penting dalam prosesi ini, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa mengambil langkah-langkah antisipatif. Salah satunya dengan melakukan kegiatan “Lalo Jango Partai”.

Pada hari pertama yang dimulai 23 Januari 2020 kemarin, Bawaslu mengunjungi sedikitnya 5 partai politik. Yaitu Partai Gerindra, Nasdem, PKB, Golkar dan Partai Garuda. Dalam kesempatan itu dibarengi dengan Penandatanganan Pakta Integritas. Pakta Integritas ini berisi 10 point yang diharapkan dapat dijalankan partai politik. Yakni, memegang teguh pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Tidak akan memanfaatkan fasilitas negara untuk kepentingan partai politik. Tidak akan memanfaatkan atau memobilisasi aparatur sipil negara (ASN), pejabat daerah, karyawan BUMN, BUMDes, kepala desa, anggota BPD, perangkat desa, hingga RT/RW untuk kegiatan partai politik. Tidak melakukan praktek politik uang (money politic). Tidak melakukan suap, memanfaatkan dan/atau mempengaruhi penyelenggara. Tidak melakukan black campaign dan politisasi SARA dalam pelaksanaan Pilkada 2020. Siap menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Sumbawa selama proses tahapan kampanye. Selanjutnya, siap kalah dan siap menang. Ikut andil dan bertanggung jawab dalam menyukseskan Pilkada yang jujur, adil, demokratis, bermartabat, dan berkualitas. Terakhir, mentaati semua peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ketua Bawaslu Sumbawa, Syamsi Hidayat S.IP yang ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, Lalo Jango Parpol ini sebagai langkah pencegahan yang dilakukan jajarannya sebagai bagian dari tugas pengawasan menghadapi Pilkada 2020. Dalam kegiatan ini, pihaknya akan menyampaikan tugas dan kewenangan Bawaslu mulai dari upaya pencegahan hingga penindakan terhadap suatu pelanggaran. Selain itu diharapkan peran aktif partai politik dalam menjaga suasana kondusif dan menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi ini agar berjalan aman dan lancar. “Kami ingin melalui kegiatan ini mampu meminimalisir segala hal yang berpotensi terjadinya pelanggaran pada pra, saat dan pasca pelaksanaan Pilkada,” pinta Syamsi—akrab ia disapa.

Sebab saat ini diakuinya, banyak persoalan yang dishare melalui media social yang cenderung liar dan membias sehingga menjadi bola panas tanpa ada solusi. Hal inilah yang bisa mengganggu proses demokrasi dan kondusifitas daerah. Karena itu menjadi peran semua pihak terutama partai politik untuk mencegah semua ini. “Ini tanggung jawab kita bersama. Kita semua ikut andil dan bertanggung jawab dalam menyukseskan Pilkada yang jujur, adil, demokratis, bermartabat, dan berkualitas,” pungkasnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

Diantar Seribuan Pendukung, Talif—Sudir Serahkan 43.800 KTP

SUMBAWA BESAR, SR (19/2/2020) Jalan depan Kantor KPU Sumbawa seketika macet. Ini disebabkan iring-iringan kendaraan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *