Home / Pemerintahan / HM Husni Djibril Maju Tergantung Perintah Partai dan Megawati

HM Husni Djibril Maju Tergantung Perintah Partai dan Megawati

SUMBAWA BESAR, SR (18/1/2020)

HM Husni Djibril B.Sc menyatakan akan maju pada Pilkada Sumbawa untuk periode kedua tergantung perintah partainya (PDIP) dan Ketua Umum Megawati Soekarno Putri. “Malam ini saya akan berikrar bahwa saya betul-betul taat dengan partai saya. Saya tidak taat dengan pimpinan yang dzolim. Partai saya telah membesarkan saya sampai sekarang. Kalau partai saya mengatakan jangan maju, saya tidak akan maju. Demikian jika Ibu Megawati memintanya untuk tidak maju dan beristirahat karena sudah cukup panjang berbuat dan sudah cukup tua, saya akan taat,” tegasnya saat acara Dzikir dan Doa Bersama di Pendopo Bupati Sumbawa, Jumat (17/1) malam.

Haji Husni menyatakan bahwa dia bukan kader kemarin sore. Rekam jejak politiknya sudah sangat panjang. Berbagai persoalan menempa membuat karakter dan mental politiknya sudah teruji. Bahkan ia tercatat menjadi kader paling senior di NTB. Namun yang membuatnya heran, justru PDIP NTB tidak mencalonkannya. Bahkan kader yang selama ini dididik dan dibesarkan melawannya dan berusaha sekuat tenaga menyingkirkannya. Yang membuatnya terharu, Partai Demokrat yang tetap istiqomah mendukung dan memperjuangkannya sebagaimana yang dilakukan partai tersebut saat mencalonkannya pada periode pertama hingga berhasil menjadi Bupati Sumbawa. Bahkan kader Demokrat juga yang pasang badan untuk membelanya ketika dihina, dibully dan difitnah dari berbagai penjuru.

Karenanya Haji Husni yang masih menjabat sebagai Bupati Sumbawa itu menyerahkan semuanya kepada kehendak Allah. Ketika diridhoi dan dikehendaki untuk tidak maju berarti ada manfaat yang lebih besar bagi diri dan keluarga secara pribadi. Tapi jika diridhoi untuk maju, akan bersama masyarakat membangun daerah Sumbawa ini menjadi lebih baik lagi. Semangat dan keinginannya untuk maju kata Haji Husni, cukup besar. Sebab tidak ada satupun manusia yang tidak berhajat untuk kebaikan. Sepanjang yang dituju memberikan kebaikan dan kemanfaatan bagi masyarakat dan daerah, Ia siap melanjutkan ke periode berikutnya.

Selama kepemimpinannya yang tersisa tinggal setahun ini, Bupati Haji Husni mengaku sudah memenuhi harapan masyarakat yang selama ini belum pernah direalisasikan pemerintahan sebelumnya meski rencana tersebut sudah digaungkan sejak lama. Seperti pembangunan RSUD yang representative, pasar modern yang megah, dan pembangunan Bendungan Beringin Sila. Belum lama ini Ia sudah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Pelindo III untuk pembangunan Dermaga Teluk Santong senilai Rp 1,4 triliun dimulai April 2020 mendatang. Di sekitar dermaga itu juga akan dibangun PLTU 2×50 MW. “Inilah beberapa rekam jejak yang kita tinggalkan, tapi masih saja ada orang yang mengatakan pemerintahan kami ini tidak ada hasilnya,” tutup Bupati. (JEN/SR)

Lihat Juga

Bank Wakaf Mikro di Loteng akan Jadi Percontohan

LOMBOK TENGAH, SR (20/2/2020) Peresmian Bank Wakaf Mikro Ahmad Taqiyuddin Mansyur (ATQIA) di Ponpes NU ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *