Home / Pemerintahan / Bupati Sumbawa: Saya Sudah Sehat, Berobat ke Singapore Pakai Uang Pribadi

Bupati Sumbawa: Saya Sudah Sehat, Berobat ke Singapore Pakai Uang Pribadi

SUMBAWA BESAR, SR (18/1/2020)

Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril B.Sc, memberikan klarifikasi terkait kondisi kesehatannya serta biaya keberangkatan dan pengobatannya ke Singapore. Klarifikasi ini disampaikan usai menggelar Dzikir dan Doa Bersama di Pendopo Bupati, Jumat (17/1) malam, untuk menanggapi informasi yang menyudutkannya. Sebab informasi inilah yang menyebabkan dirinya tidak dicalonkan PDIP untuk periode kedua pada Pilkada Sumbawa 2020. Karena PDIP NTB menjadikan alasan kesehatannya sebagai pertimbangan untuk tidak mencalonkannya lagi. Kemudian informasi ini juga yang membuat Bupati Sumbawa dibully dan difitnah berbagai kalangan. Karena menganggap keberangkatan dan pengobatannya ke Singapore menggunakan uang daerah atau uang negara.

Mengawali klarifikasinya, Bupati yang akrab disapa Husni Djibril ini menyatakan rasa syukur dapat bersilaturahim dengan masyarakat Sumbawa setelah tiba dari Singapore, Jumat (17/1) pagi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Sumbawa yang telah bersamanya membangun daerah di masa pemerintahannya yang sudah berjalan selama 4 tahun ini.

Haji Husni mengakui menderita sakit selama 2 tahun lebih. Ini berawal dari salah penanganan saat operasi mata yang dijalaninya di daerah ini. Hal itu menyebabkan kornea matanya bolong. Untuk penyembuhan ia melakukan berbagai upaya termasuk berobat di rumah sakit terbaik di Jakarta. Hasil pemeriksaan di Jakarta membutuhkan proses penyembuhan yang cukup lama. Karenanya Haji Husni mengaku mengambil jalan pintas melakukan pengobatan di Singapore atas rujukan dokter spesialis yang ada di Jakarta. Dokter di Singapore yang menanganinya adalah dokter mata terbaik di dunia. Pasien dari penjuru datang untuk mendapat penanganannya. Karena itu untuk mendapatkan penanganan dokter tersebut, pendaftaran harus dilakukan jauh hari sebelumnya. Selama berobat ke Singapore, lanjut Bupati, Ia tetap melaksanakan berbagai kegiatan, meskipun harus bolak-balik Singapore—Jakarta, dan Singapore—Mataram. Termasuk mengikuti Rakernas PDIP. “Dan sekarang Alhamdulillah mata saya kembali normal, meski tidak 100 persen. Fisik saya juga sudah sehat seperti yang terlihat malam ini. Dan mohon doanya bahwa pengobatan saya kali ini adalah yang terakhir,” ucapnya yang diamini para jamaah di antaranya hadir Sekda Sumbawa, Asisten, pimpinan dan Anggota DPRD, Kepala OPD, relawan, dan tokoh masyarakat.

Diakui Bupati, ada sekelompok orang marah karena dirinya sakit dan berobat ke Singapore, seolah-olah lalai dalam mengurusi masyarakat dan daerah. Padahal semua manusia termasuk yang mengkritisinya pernah mengalami sakit. Dan untuk kesembuhan, pasti melakukan upaya pengobatan serta penanganan medis seperti ikhtiarnya selama ini. Dan perlu diketahui ungkap Haji Husni, tak sepeserpun uang daerah dan uang negara digunakan untuk biaya keberangkatan maupun pengobatannya di Singapore. Semua menggunakan uang pribadi. “Jangankan pakai untuk berobat, untuk perjalanan dinas di dalam negeri itu tidak menggunakan uang negara atau daerah. Apa yang menjadi persoalannya ?. Orang sakit kok dibuat aneh-aneh dan dituding yang macam-macam,” sesal Bupati.

Karena itu acara pada malam hari ini dilaksanakan agak berbeda dari sebelumnya. Biasanya Ia pulang dari Singapore tidak disambut dan hanya bersilaturahim saat sudah masuk kantor. Kali ini penyambutannya begitu meriah, dilaksanakan dan dibiayai oleh para sahabat. Sebab mereka merasakan bahwa dirinya selaku Bupati telah didzolimi dan difitnah. Meski demikian, semua fitnah dan kedzoliman yang diterimanya dimaknainya sebagai ujian Allah. “Semua kita dilahirkan sebagai seorang pemimpin. Semua pemimpin itu pasti diuji. Tentu sebagai Bupati memiliki tanggung jawab yang berbeda dengan masyarakat biasa. Pastinya ujian ini akan membawa hikmah dan ganjaran yang baik dari Allah SWT,” demikian Haji Husni. (JEN/SR)

Lihat Juga

Bank Wakaf Mikro di Loteng akan Jadi Percontohan

LOMBOK TENGAH, SR (20/2/2020) Peresmian Bank Wakaf Mikro Ahmad Taqiyuddin Mansyur (ATQIA) di Ponpes NU ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *