Home / HukumKriminal / Polisi Selidiki Kasus Percobaan Penculikan Bocah SD

Polisi Selidiki Kasus Percobaan Penculikan Bocah SD

SUMBAWA BESAR, SR (17/1/2020)

Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatrio SIK MH mengaku telah memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan terhadap beredarnya kasus percobaan penculikan anak SD. Pihaknya sudah menemui dan meminta keterangan bocah yang menjadi korban percobaan penculikan itu untuk memastikannya, baik kronologis kejadian maupun ciri-ciri orang yang diduga sebagai pelaku. Selain itu semua jajarannya telah diperintahkan untuk mengintensifkan himbauan di masing-masing sekolah wilayah hukumnya terutama sekolah dasar. Ini dilakukan untuk mencegah sejak dini hal-hal yang berpotensi mengganggu Kamtibmas termasuk kasus penculikan.

Di bagian lain Kapolres menghimbau masyarakat tidak terprovokasi dan menyerahkan persoalan itu kepada pihak kepolisian. Masyarakat juga tidak memprovokasi dengan menyebarkan video atau konten-konten lama dengan memanfaatkan situasi saat ini sehingga membuat masyarakat resah. Namun demikian, masyarakat diminta tetap waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan dengan tidak memberikan kesempatan dan ruang kepada pelaku untuk melaksanakan niat jahatnya. “Kami sudah berkordinasi dengan semua sekolah terutama jenjang SD untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” demikian Kapolres.

Seperti diberitakan,  Masyarakat Kabupaten Sumbawa kudu waspada. Pasalnya, seorang anak nyaris menjadi korban penculikan orang tak dikenal, Kamis (16/1) siang kemarin pukul 12.40 Wita. Saat itu bocah bernama Alfarizi Gunawan yang sebagai tercatat murid kelas 5 SDN 1 Labuhan Sumbawa dipaksa pengendara sepeda motor yang mengenakan baju batik. Korban yang berada di depan kantor Samsat Labuhan Sumbawa, diajk pulang oleh pengendara tersebut dengan alasan satu jalur. Karena rumah korban dan sekolah relative dekat, korban bersama seorang temannya menolak untuk ikut. Terlebih lagi, korban tidak mengenali pengendara itu. Tiba-tiba orang tersebut menarik tangan korban dan temannya, seraya memaksa agar naik ke sepeda motor. Setelah melakukan perlawanan dengan cara berontak, dua bocah ini lolos dan berhasil kabur. Orang tua korban yang mendengar cerita anaknya ini, langsung memposting kronologis percobaan penculikan itu ke media social. Harapannya, agar keamanan di Sumbawa bisa ditingkatkan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan termasuk mencegah kasus yang sama menimpa anak-anak lainnya. Kasus ini mendapat tanggapan serius dari Dinas Dikbud Kabupaten Sumbawa. Saat itu juga Kabid Pembinaan SD, Junaidi S.Pd M.Pd datang ke sekolah korban untuk memastikan kebenaran informasi tersebut. Sekolah juga sudah mengambil tindakan. Di antaranya mengutus seorang guru didampingi petugas dari kepolisian mendatangi rumah orang tua siswa. Telah dilakukan pertemuan antara pihak sekolah, orang tua siswa bersama unsur kepolisian guna dilakukan pendalaman masalah. (JEN/SR)

Lihat Juga

LOH Dorong Lakukan Gugatan Hukum ‘Hilangnya” BBU Sering

SUMBAWA BESAR, SR (20/2/2020) Ketua Lembaga Olah Hidup (LOH), Yani Sagaroa mendorong berbagai pihak untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *