Home / HukumKriminal / Tertipu Investasi Bodong, Uang Belasan Juta Hangus
Zaeni, korban investasi bodong

Tertipu Investasi Bodong, Uang Belasan Juta Hangus

LOMBOK TIMUR, SR (16/1/2020)

Investasi bodong cukup marak dan menjadi pemberitaan hangat di media massa. Investasi bodong ini tidak hanya di kota–kota besar, sebab ternyata kasus itu juga terjadi di Kabupaten Lombok Timur, NTB. Ini terungkap setelah adanya laporan Zaeni (38) warga Dusun Padamara, Desa Batuyang, Pringgabaya, Lotim.

Berdasarkan laporan, korban menuturkan, awalnya dia ditawari oleh temannya SH alias Pak Linda warga Dusun Rumbuk, Desa Batuyang untuk ikut bergabung dalam bisnis Investasi Dolar. Korban yang tertarik mendatangi rumah KM untuk meminta penjelasan mengenai bisnis Investasi Dolar. Kepada korban, pelaku KM mengungkap keuntungan yang akan diperoleh korban apabila menanamkan modal kepadanya. Selanjutnya korban dibuatkan Akun bernama zaeni81 beserta password untuk mengikuti bisnis Investasi Modal. Saat itu korban masuk dalam Aplikasi VBData oleh KM. Saat itu korban langsung menanam modal dengan cara memberikan uang kepada KM sebesar Rp 1.500.000. Menurut KM dengan modal tersebut korban mendapat sebesar $ 100 Dolar. Korban yang berminat mengikuti saran KM untuk menanam modal lebih banyak agar keuntungannya juga besar. Korban terus menambah investasinya hingga saldo terakhir mencapai Rp. 16.956.000 dengan saldo dolar sebesar $900. Dari pengakuan KM, saldo korban ini akan mendapatkan keuntungan apabila ada perusahaan yang berasal dari Beijing ingin membeli dolar tersebut. Namun hingga kini dolar atau saldo korban tidak ada yang membeli dan uang yang investasikan melalui Akun VBData tersebut tidak ada atau hangus. Korban merasa keberatan karena merasa telah tertipu.

Kabid Humas Polda NTB Kombespol Artanto, SIK., M.Si dalam keterangan persnya mengakui telah menerima laporan kasus tersebut. Menindaklanjutinya, polisi mengamankan barang bukti sebuah CD berisi rekaman video, selembar bukti transfer, rekening Koran Bank BRI, dan kartu ATM Mandiri. “Sampai  saat ini penyidik dan penyidik pembantu masih melengkapi administrasi penyidikan guna dilakukan Tahap I ke Kejaksaan,” tandasnya. (SR)

 

Lihat Juga

Kadis Koperindag dan Sekdis Dukcapil KSB Diduga Terlibat Politik Praktis

SUMBAWA BARAT, SR (15/1/2020) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumbawa Barat dalam waktu dekat akan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *