Home / Pemerintahan / Mutasi Terakhir Jelang Pilkada, Firin—Fud Lantik 277 Pejabat

Mutasi Terakhir Jelang Pilkada, Firin—Fud Lantik 277 Pejabat

SUMBAWA BARAT, SR (7/1/2020)

Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir H W Musyafirin, MM dan Fud Syaifuddin ST, menggelar mutasi. Sebanyak 277 pejabat structural dilantik, Selasa (7/1) tadi. sejumlah pejabat ini terdiri dari 14 pejabat eselon II, 67 eselon III dan 196 eselon IV. Selain itu Bupati juga mengukuhkan Muhammad Rizal, S.Sos.,M.AP sebagai Direktur Perusda KSB yang baru.

Untuk pejabat eselon II adalah Ir. Muhammad Saleh, M.Si dari Sekretaris Inspektorat dipindahkan ke Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahanan. Amar Nurmansyah, ST., M.Si dari Kadis PUPRPP ke Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Agus Hadnan S.Pd dari Sekwan DPRD KSB ke Asisten Administrasi Umum. Ir Irhas Rahmanuddin Rayes, M.Si dari Kadis Perhubungan ke Sekwan DPRD, I Made Budi Artha, S.Sos., MM dari Kabag Pemerintahan ke Inspektur Inspektorat. H Abdul Malik, S.Sos.,M.Si semula jabat Asisten Administrasi Umum dan Aparatur kini menjabat Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDA. Selanjutnya Abdul Hamid, S.Pd dari Kepala Kesbangpoldagri ke Kepala Kesbangpol. Drs. H Mukhlis, M.Si dari Kadis Dikpora kini Kadis Dikbud. Dr. Ir. H Amry Rahman, M.Si dari Asisten Ekonomi dan Pembangunan sekarang menjabat Kepala DPUPRPP. Berikutnya, H. Abdul Hamid, S.Pd., M.Pd dari Kepala DPMPTSP ke Kadis Perhubungan. Drs. Tajuddin dari Kepala BKD ke Kepala DPMPTSP. Ir. IGB Sumbawanto, M.Si dari Kadis Budpar ke Kadis Parpora dan Ir. H. Mansyur Sofyan, MM dari Kadis DKP ke Kadis Perikanan, serta Suhadi, SP.,M.Si dari Kepala Distanbunak ke Kadis Pertanian.

Bupati KSB dalam sambutannya di lantai III Sekretariat Daerah KSB, Selasa (7/1), mengatakan, bahwa ini merupakan mutasi terakhir di masa pemerintahannya menjelang Pilkada KSB. Meski demikian, Firin menegaskan bahwa tidak ada kaitannya antara mutasi dengan tahun politik. Ia bahkan menegaskan kepada semua aparatur pemerintahan daerah untuk menjaga integritas dengan tidak terlibat dalam politik praktis. “Tahun 2020 adalah tahun politik, insyaa Allah apa yang kita lakukan ini tidak ada kaitannya dengan tahun politik. Mutasi hari ini sudah mendapatkan izin dari KSN. Jadi jangan coba-coba menjadi tim sukses dari kubu manapun, termasuk kepada saya,” tegas Firin.

Firin juga berujar bahwa capaian kinerja pemerintah merupakan hasil kerja bersama. Jikalau ada kelemahan dan keberhasilan, itu juga hasil kerja bersama. Yang paling penting, menurut Firin bagaimana membangun mindset dengan baik, sehingga berdampak kepada peningkatan etos kerja. “Mari membangun mindset dimanapun kita diamanahkan. Jika mindset baik, maka akan menjadi kiblat di institusi itu. Kita manfaatkan 4 jalan yang sudah terbangun ini dengan mindset yang baik. Jika bapak ibu mengatakan tidak bisa, maka selamanya tidak akan bisa. Mari optimis dengan membangun jalan pikiran dengan baik,” pungkasnya. (HEN/SR)

 

Lihat Juga

HUT Ke-51 Korem 162/WB, Gubernur Harap Sinergi Tetap Terjaga

MATARAM, SR (24/2/2020) Sinergi antara TNI, Polri dan Pemerintah Provinsi NTB terus terjaga, baik itu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *