Home / Ekonomi / Berkat Krabat, 14.874 Petani Miskin Selamat dari Rentenir

Berkat Krabat, 14.874 Petani Miskin Selamat dari Rentenir

SUMBAWA BESAR, SR (2/12/2019)

Kredit Sahabat merupakan kredit tanpa bunga yang diperuntukkan bagi petani miskin. Program ini adalah salah satu unggulan pemerintahan Husni—Mo dalam ikhtiar mewujudkan desa bebas rentenir di Kabupaten Sumbawa. Ini disampaikan Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril, B.Sc., saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Penyaluran Kredit Sahabat (Krabat) di Aula Madelau ADT Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Senin (2/12/2019).

Di hadapan pimpinan OPD, camat, kepala desa, dan Pengurus BUMDes, Bupati mengemukakan dasar pemikiran lahirnya program desa bebas rentenir melalui dana Krabat. Menurutnya, petani di pedesaan belum dapat mengakses modal kerja pertanian secara cepat dan mudah, serta masih ada ketergantungan terhadap rentenir sebagai pemberi pinjaman dengan bunga yang tinggi. Krabat diberikan tanpa bunga kepada para petani miskin sebagai upaya pemerintah daerah untuk melindungi petani yang mengalami kesulitan permodalan dari jeratan rentenir.

Hingga 2019 ini, Bupati menyebutkan, sebanyak Rp 25 milyar dana Krabat telah dikucurkan kepada 14.874 petani miskin yang tersebar di 126 desa pada 18 kecamatan. Bupati berharap melalui pemberian dana Krabat, pemerintah daerah dapat memberikan kemudahan dan akses permodalan bagi petani miskin yang ada di desa dalam mengelola kegiatan usaha tani, sehingga penanggulangan kemiskinan dan ikhtiar mewujudkan desa bebas rentenir dapat tercapai.

Bupati mengajak para manajer BUMDes untuk lebih serius dan lebih amanah dalam menjalankan tata kelola keuangan BUMDes yang baik dan bersih, baik yang bersumber dari APBD, dana desa, maupun sumber-sumber lain yang sah. “Saya juga minta kepada pihak-pihak terkait, terutama tim pengendali Krabat dan aparat Pengawas Internal Pemerintah, agar lebih meningkatkan perannya dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan dana Krabat,” pungkasnya.

Sementara Kepala Bagian Perekonomian Setda Sumbawa, Irine Silviani, SE., MM., melaporkan bahwa tujuan kegiatan tersebut untuk memberikan informasi tentang kondisi pelaksanaan Program Kredit Sahabat yang meliputi permasalahan di tingkat lapangan, alternative solusi dan penyampaian perubahan regulasi Perbup yang terdapat beberapa perubahan. Kegiatan yang berlangsung berkat kerjasama dengan KOMPAK tersebut, bertujuan untuk memperoleh informasi kondisi BUMDes penerima Krabat, dan memahami hasil monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan KOMPAK. Selain itu, kegiatan tersebut juga untuk mengidentifikasi permasalahan dan alternative pemecahannya, serta meningkatkan pemahaman tentang Peraturan Bupati tentang Kredit Sahabat. (SR)

Lihat Juga

Wakil Gubernur Canangkan Gerakan Save Teluk Bima

BIMA, SR (8/12/2019) Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mencanangkan Gerakan Save Teluk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *