Home / Ekonomi / Dihadiri 20 Negara, UTS Siap Jadi Tuan Rumah APO 2020

Dihadiri 20 Negara, UTS Siap Jadi Tuan Rumah APO 2020

SUMBAWA BESAR, SR (6/11/2019)

Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah untuk pertemuan Asian Productivity Organization (APO), Juni 2020 mendatang. Hal ini dibahas dalam rapat bersama yang dihadiri Rektor UTS, Dr. Andy Tirta, M.Sc, Deputy Kerjasama Regional Biro Kementerian Luar Negeri Ir. Yusral Tahir, M.Agr, Staf teknis KLN Ria Sundari, S.Hum, Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Sumbawa, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sumbawa, Penanggung jawab kehutanan UTS, para Dekan UTS dan Tim Kerjasama UTS, di ruang rapat Gedung Rektorat Lantai 1 UTS, Rabu (6/11) pagi.

APO yang merupakan organisasi antar pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas di kawasan Asia-Pasifik. Berkontribusi pada pengembangan sosial ekonomi berkelanjutan melalui layanan penasehat kebijakan, bertindak sebagai think tank, dan melakukan inisiatif cerdas di sektor industri, pertanian, layanan, dan sektor publik. APO juga membentuk masa depan kawasan dengan membantu ekonomi anggota dalam merumuskan strategi nasional untuk meningkatkan produktivitas dan melalui berbagai upaya pengembangan kapasitas kelembagaan, termasuk penelitian dan pusat keunggulan di negara-negara anggota.

Rektor UTS, Dr. Andy Tirta, M.Sc dalam pertemuan tersebut berharap agar Sumbawa dapat menjadi tuan rumah, sehingga daerah ini dapat dikenal lebih global dengan menampilkan kondisi asli Sumbawa tentang perubahan iklim serta hutan yang dulunya lebat dan sekarang mulai tergeser. “Kami berharap dengan adanya kegiatan APO, mampu memberikan efek atau dampak bagi daerah Sumbawa, UTS siap menjadi tuan rumah kegiatan APO 2020,” tegasnya.

Deputy Kerjasama Regional Biro Kementerian Luar Negeri, Ir. Yusral Tahir menyebutkan tujuan diselenggarakannya APO adalah untuk meningkatkan kemampuan orang di Asia terhadap kemajuan teknologi pasar ekonomi yang akan dihadiri oleh 20 Negara. Yusral Tahir juga meminta Rektor Andy menyampaikan materi tentang konsep kegiatan APO di Sumbawa. Selain itu melakukan diskusi dengan instansi terkait. “Syarat menjadi tuan rumah APO yaitu, transit hanya satu kali, dengan alasan untuk menghindari delay dan biaya tambahan. Jika memang setuju akan dicover oleh pihak APO untuk penerbangan terakhir, sekitar 20 juta yang hadir sekitaran 18-20 orang. Ini akan dibicarakan dengan sekretarian APO di Jepang,” beber Yusral Tahir, seraya menyatakan bahwa sangat potensial jika Sumbawa sebagai tuan rumah penyelenggaraan APO.

Sementara Perwakilan Dinas Pariwisata Sumbawa menambahkan, konsepnya visit yaitu melihat potensi Sumbawa tapi juga harus berkesinambungan dengan tema besar kegiatan. “Kami sarankan lokasi kegiatan dibersihkan dan dibuatkan stand untuk UKM,” timpal perwakilan Dinas Lingkungan Hidup. (SR)

 

Lihat Juga

Wagub Optimis 2020 Target Kunjungan 4,5 Juta Wisatawan Terwujud

LOMBOK BARAT, SR (6/11/2019) Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyaksikan langsung sandarnya ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *