Home / HukumKriminal / Operasi Zebra di Sumbawa, 3.879 Pelanggar Ditilang, Satu Meninggal Dunia

Operasi Zebra di Sumbawa, 3.879 Pelanggar Ditilang, Satu Meninggal Dunia

SUMBAWA BESAR, SR (6/11/2019)

Operasi Zebra Gatarin 2019 berakhir, Selasa (5/11/2019) kemarin. Dalam operasi yang berlangsung selama 14 hari sejak 23 Oktober lalu, jajaran Polres Sumbawa menjaring 4.295 pelanggaran lalulintas. Dari jumlah itu tercatat 3.879 pelanggar ditindak langsung (tilang) dan 416 pelanggaran diberikan teguran simpatik. Selain pelanggaran, selama berlangsungnya Operasi Zebra, terjadi dua kasus kecelakaan lalulintas yang menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Kapolres Sumbawa melalui Kasatlantas, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bowo Tri Handoko SE., S.IK, dalam keterangan persnya, Rabu (6/11), mengatakan, tujuan Operasi Zebra Gatarin 2019 ini adalah menciptakan kondisi keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran lalulintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Hari Raya Natal tahun 2019 dan Tahun Baru 2020. Hasil dari kegiatan operasi ini khususnya di wilayah hukum Polres Sumbawa terbilang meningkat jika dibandingkan dengan Operasi Zebra pada tahun 2018 lalu. Tahun 2019 ini tercatat 3.879 Tilang dan 416 teguran simpatik, sedangkan 2018 mencapai 1.024 Tilang dan 781 teguran. Namun demikian angka kasus kecelakaan menurun. Tahun 2018 lalu, terjadi 4 kasus kecelakaan, sementara Tahun 2019 ini hanya 2 kasus dengan korban meninggal dunia 1 orang, 2 luka berat dan 1 luka ringan serta kerugian material sebesar Rp 2,5 juta. Dari hasil analisa dan evaluasi pelaksanaan Operasi Zebra Gatarin 2019, lanjut AKP Bowo, untuk tingkat pelanggaran lalulintas di Kabupaten Sumbawa masih didominasi tidak mengggunakan helm SNI baik pengemudi maupun penumpang. Pelanggaran lainnya adalah mengemudikan kendaraan bermotor tidak dilengkapi dengan surat-surat, menggunakan knalpot racing atau tidak sesuai standar pabrikasi, tidak memiliki spion, dan menggunakan ban berukuran kecil.

Di bagian lain, Kasatlantas AKP Bowo menyebutkan hasil keseluruhan tingkat Polda NTB, untuk Polres Sumbawa menempati peringkat 2 besar dalam hal penindakan pelanggaran, setelah Polres Lombok Tengah, dan berada di atas Polres Lombok Timur. Ini tidak lepas dari kerja keras seluruh anggota yang terlibat Operasi Zebra Gatarin 2019 untuk terus menyadarkan masyarakat agar selalu mematuhi aturan tata tertib lalulintas sesuai ketentuan yang berlaku.

Karenanya Ia menghimbau seluruh masyarakat khususnya pengguna jalan baik roda dua dan roda empat di Kabupaten Sumbawa, untuk tetap patuh berlalulintas meski Operasi Zebra Gatarin 2019 telah berakhir. “Operasi berakhir bukan berarti kesadaran masyarakat terhadap aturan lalulintas terus mengendor, dengan ada atau tidak adanya operasi lalulintas, Kamseltibcarlantas di wilayah Sumbawa harus tetap terjaga sampai dengan nanti pelaksanaan Hari Raya Natal dan malam Tahun Baru 2020,” tandas perwira low profil ini.

Ia juga berharap jumlah angka kecelakaan lalulintas terus menurun. “Tidak ada jalan lain untuk meminimalisir angka kecelakaan, yaitu dengan tetap mematuhi aturan lalulintas, tidak melakukan pelanggaran terhadap rambu-rambu, dan selalu melengkapi surat-surat dan kelengkapan teknis kendaraan bermotor ketika bepergian menggunakan kendaraannya,” pungkasnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

Type Naik, Kapolresta Mataram Harus Dijabat Perwira Berpangkat Kombes

MATARAM, SR (5/11/2019) Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS, MM mengukuhkan kenaikan typologi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *