Home / Ekonomi / Masyarakat Lokal Merasa Lebih Sejahtera Saat PTNNT Daripada AMNT

Masyarakat Lokal Merasa Lebih Sejahtera Saat PTNNT Daripada AMNT

SUMBAWA BARAT, SR (23/10/2019)

Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang digelar 14–19 Oktober ini banyak menyerap isu terkait kegiatan pertambangan di Batu Hijau. Masyarakat membandingkan keberadaan PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMNT) saat ini dengan PT Newmont Nusa Tenggara (PNNT) dalam mensejahterakan masyarakat sebagai tanggung jawab sosialnya.

Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Wakil Ketua DPRD KSB, Abidin Nasar mengakui jika salah satu isu yang paling banyak mengemuka adalah terkait aktivitas tambang di Batu hijau. Masyarakat menilai merasa lebih sejahtera saat keberadaan PT Newmont sebelumnya, dibandingkan AMNT sekarang ini.

Terlihat dari minimnya program CSR yang diberikan kepada masyarakat sampai hal yang mendasar. Seperti kurangnya air bersih di sekitar tambang yang membuat masyarakat setempat berunjuk rasa.

Nasar—akrab politisi PKS ini disapa menilai kurang berpihaknya perusahaan terhadap karyawan lokal. Rekrutmen tenaga kerja banyak didatangkan dari luar daerah, sedangkan karyawan lokal diberhentikan atau diblack list, padahal yang menerima dampak dari tambang apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan adalah masyarakat lokal. Masyarakat juga menilai jika perusahaan tidak serius membangun smelter.

Ia khawatir ketika perusahaan menutup mata dengan persoalan tersebut, akan menjadi bom waktu bagi masyarakat lokal dan pemerintah KSB yang berusaha keras wujudkan suasana aman di obyek vital tersebut. “Saat ini riak-riak sudah mulai nampak, masyarakat lingkar tambang akan melakukan aksi demontrasi di Get Benete menuntut kesejahteraan. Kami berharap perusahaan mau bekerja sama dengan kami dalam menjaga kondusifitas daerah dengan memperhatikan nasib masyarakat lokal,” pungkasnya. (HEN/SR)

Lihat Juga

PA Taliwang Banyak Tangani Kasus Perceraian Akibat Kawin Paksa

SUMBAWA BARAT, SR (6/11/2019) Perjodohan anak oleh orang tua sebagaimana Zaman Siti Nurbaya, nampaknya masih ...

One comment

  1. Kenapa kalian diam saja. Usir mereka itu. Sumbawa dapat ampasnya saja. Selain perlakuan diskriminatif, kami Juga mendengar wajibnya mencukur jenggot untuk bela negara; ada-ada saja, mereka itu kumpulan manusia Islamophobia. Tidak punya malu berbicara tentang nasionalisme pada keturunan Unru. Kami orang Sumbawa Besar saja malu. Teriak bela negara sebagai tameng untuk melindungi diri karena kalian bukanlah pribumi. Licin dan licik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *