Home / HukumKriminal / Polisi Ringkus 5 Terduga Pelaku Pengeroyok Calon Pengantin

Polisi Ringkus 5 Terduga Pelaku Pengeroyok Calon Pengantin

SUMBAWA BESAR, SR (10/10/2019)

Hanya dalam waktu 1×24 jam, jajaran Polres Sumbawa berhasil mengungkap dan meringkus 5 orang terduga pelaku pengeroyokan dan penganiayaan Arnold yang terjadi di depan Hotel 99 Sumbawa, Rabu (9/10) malam kemarin. Para pelaku ini ditangkap Kamis (10/10) siang tadi sekitar pukul 12.00 Wita. dari 5 terduga ini, 4 di antaranya masih tergolong anak di bawah umur. Adalah SG (19 tahun) warga Desa Lape Kecamatan Lape, AAS (16) dan FO (16) keduanya dari Kecamatan Maronge, AR (16) asal Desa Pelat Kecamatan Unter Iwis, dan SA (16) warga Desa Kerato Unter Iwis. Hingga kini Arnold yang merupakan calon pengantin ini masih mendapat perawatan medis. Beberapa hari lagi Arnold akan menikahi Yuniar–saksi mata dalam kejadian itu. Informasinya, resepsi pernikahan keduanya akan dilangsungkan pada Hari Sabtu, 12 Oktober 2019.

Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasat Reskrim, IPTU Faisal Afrihadi SH, mengatakan, para terduga ini di kos-kosan mereka di wilayah Kelurahan Samapuin Kecamatan Sumbawa. Tanpa ada perlawanan, mereka langsung diangkut Tim Opsnal ke Polres Sumbawa guna proses hukum lebih lanjut. Dari tangan para terduga ini diamankan sejumlah barang bukti berupa pistol korek warna hitam gagang kuning, dompet tanpa identitas, 1 buah ketapel dari besi, 6 buah anak panah dari besi, tang, 5 bilah pisau, SIM C, ATM BRI dan BNI serta Kartu BPJS.

Dalam aksinya, ungkap Kasat Faisal, para terduga melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukuli dan membacok korban. Akibatnya korban mengalami luka bacokan pada bagian punggung, bahu sebelah kanan dan pergelangan tangan kanan.

Seperti diberitakan, Arnold rebah bersimbah darah di depan Hotel 99 Sumbawa, Rabu (9/10) malam pukul 18.20 Wita. Pemuda ini langsung dilarikan ke RSUD Sumbawa untuk mendapat perawatan medis. Arnold mengalami luka yang cukup parah. Pungung dan pundak kanan serta lengan tangan kanan mengalami luka terbuka. Kondisi yang dialami Arnold setelah diserang dan dikeroyok sekelompok orang menggunakan senjata tajam. Bermula ketika korban Arnold bersama pacarnya Yuniar dan temannya Fransisca hendak berbelanja makanan di Indomart. Saat melintas dengan berjalan kaki, ada seseorang yang nongkrong di depan Toko Talago sembari memainkan gas motornya. Pria yang belakangan diketahui pelaku ini mengganggu pacar korban dengan cara meminta nomor HP. Korban pun menegur pelaku tersebut dengan berkata “Kenapa mas”. Teguran ini membuat pelaku keberatan lalu menghampiri korban sehingga terjadi perkelahian. Tak berselang lama muncul teman-teman pelaku menggunakan beberapa sepeda motor. Seperti dikomando mereka mengeroyok dan menganiaya korban. Salah satu pelaku mengeluarkan pedang dan menebas punggung, lengan dan serta pundak sebelah kanan. Teman korban, Fransiska lari ke lobi hotel untuk meminta bantuan yang kemudian beberapa petugas security setempat keluar. Namun para pelaku sudah kabur meninggalkan korban yang bersimbah darah. (JEN/SR)

Lihat Juga

Kejari Sumbawa Utus Tim ke Malang, Jemput Eks Kepala Pertamina Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (12/11/2019) Kejaksaan Negeri Sumbawa sudah memastikan penangkapan buronan kasus BBM Bersubsidi di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *