Home / Ekonomi / Kuda Gubernur NTB dan Kuda Bupati Bima Raih Juara Umum
Avenger kuda milik Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah meraih juara umum di Kelas Dewasa F Vs Dewasa G

Kuda Gubernur NTB dan Kuda Bupati Bima Raih Juara Umum

SUMBAWA BESAR, SR (30/9/2019)

Pacuan kuda dalam rangka Festival Pesona Moyo 2019 di Kerato Angin Laut, Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kabupaten Sumbawa, berakhir, Minggu (29/9) sore. Pada laga penutup, Avenger milik Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah berhasil meraih juara umum. Kuda berbulu monca ini bersaing dengan kuda bintang lainnya pada kelas Dewasa F versus Dewasa G. Pada ren terakhir ini, Avenger turun bersama King Prima—peraih juara I di Kelas Dewasa F, Putra Bhayangkara—tercepat di Kelas Dewasa G, Ratu Ayu, dan Senopati. Pertarungan para ‘raja kuda’ ini sangat menarik. Saat dilepas dari Box Start, Avenger tertinggal di belakang empat kuda lainnya. Ini karena body Avenger yang besar sehingga menyulitkannya untuk mengawali pacunya. Pada tikungan pertama Avenger mulai mengejar dan melewati Ratu Ayu dan Senopati. Sedangkan Putra Bhayangkara jauh berada di depan yang diikuti King Prima di belakangnya. Memasuki tikungan ketiga, Avenger mulai terlihat sebagai kuda yang tangguh, setelah berhasil melewati King Prima. Memasuki lintasan terakhir beberapa meter menuju finish, Avenger semakin beringas. Dua kuda yang sebelumnya bersaing di Kelas Dewasa G ini nyaris mencapai garis finish secara bersamaan. Namun Avenger sedikit lebih cepat. Suara gegap gempita penonton menghentak dua tribun utama menyambut sang juara Avenger. Kemenangan Avenger boleh dikatakan sebagai ajang balas dendam. Karena pada pertarungan di Kelas Dewasa G, Avenger berada di posisi kedua setelah dipecundangi Putra Bhayangkara milik Kompol Taufik Polres Mataram ini.

Pemilik Bintang Monas, H Ahmad Lamo BTN Bukit Permai Sumbawa, menerima hadiah sepeda motor setelah meraih juara umum di Kelas Tunas B Vs Dewasa B. Kuda ini mengoleksi 2 Motor karena sebelumnya juara I di kelas Tunas B

Selain Avenger, sebelumnya ada 8 kuda lain yang meraih juara umum dan masing-masing berhak mendapatkan 1 unit sepeda motor. Adalah Bhayangkara Junior (TKA Vs TKB). Kuda milik Kompol Taufik Kabag Ops Polres Mataram ini sebelumnya menjuarai Kelas TKA. Otomatis kuda berbulu merah ini mengoleksi 2 sepeda motor. Kemudian Sandiago (Kelas OA Vs HA) milik Sakira Karijawa Dompu. Berikutnya Champion juara umum di Kelas OB Vs HB. Sebelumnya kuda milik Zulfikar Ahmad Jakarta ini menjuarai Kelas OB sehingga mengoleksi 2 unit sepeda motor. Gadis Idola milik Hamid Bides Sumbawa juara umum di kelas OC Vs OD. Putri Ayu kembali menunjukkan kehebatannya. Setelah menjuarai Kelas Dewasa A, Putri Ayu milik Hj Dinda Damayanti Bupati Bima berhasil meraih juara umum pada Kelas Tunas A Vs Dewasa A. Demikian dengan Bintang Monas milik H Ahmad Lamo BTN Bukit Permai Sumbawa yang meraih kemenangan di Kelas Tunas B, juga berhasil juara umum di Kelas Tunas B Vs Dewasa B. Bintang Monas pun mendapat 2 sepeda motor. Keberuntungan juga menghampiri James Bond. Kuda milik Jumraidah Kota Bima yang menjuarai Tunas C, kini menjadi yang tercepat di Kelas Tunas C Vs Dewasa C. Dan Kuda pacuan Malik Sultan  milik Haji Mego Sumbawa meraih juara umum di Kelas Dewasa D Vs Dewasa E.

Sebelumnya pada laga final yang mempertandingkan 18 kelas, tercatat 18 kuda pacuan menjdi juara kelas. Yaitu Bhayangkara Junior (Kelas TKA), Putri Titian (TKB), Lesgo (OA), Champion (OB), Raja Goda (OC), Mustang (OD), Anak Bintang (HA), Tanda Hati (HB), Sinar Suci (Tunas A), Bintang Monas (Tunas B), James Bond (Tunas C), Putri Ayu (Dewasa A), Inova Lombok (Dewasa B), Raja Bima (Dewasa C), Merah Delima Bima (Dewasa D), Asaba Bima (Dewasa E), King Prima Bima (Dewasa F) dan Putra Bhayangkara (Dewasa G).

Ketua Panitia, Haji Ahmad mengatakan, pelaksanaan kejuaraan pacuan kuda ini berlangsung sukses. Ia menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak terutama Gubernur NTB atas supportnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI Polri sehingga pelaksanaan kegiatan yang dimulai sejak 21 September hingga 29 September 2019, berlangsung aman. Event tradisional tersebut adalah yang terbesar sepanjang sejarah. Sekitar 600 ekor kuda pacuan berlaga dalam event yang memperebutkan hadiah 27 unit sepeda motor, 27 ekor sapi, 27 ekor kerbau, dan 81 unit kulkas dua pintu. Totalnya mencapai Rp 1,1 milyar. (JEN/SR)

Lihat Juga

Wagub Minta Masyarakat Pilah Sampah Mulai dari Rumah

MATARAM, SR (6/10/2019) Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd mengikuti agenda Gerakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *