Home / HukumKriminal / Bidik Tersangka Baru KUA Labangka, Kepala Kemenag dan PPK Diperiksa
Kasi Pidsus Kejari Sumbwa, Reza Safetsila Yusa SH

Bidik Tersangka Baru KUA Labangka, Kepala Kemenag dan PPK Diperiksa

SUMBAWA BESAR, SR (12/9/2019)

Kejaksaan Negeri Sumbawa terus mendalami kasus dugaan penyimpangan pembangunan KUA Labangka. Saat ini kejaksaan telah menetapkan satu orang tersangka berinisial JS—Wakil Direktur perusahaan pemenang tender proyek senilai Rp 1,2 miliar ini. Kini kejaksaan membidik tersangka baru. Untuk hal ini, Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) menghadirkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumbawa, dan PPK Kantor KUA Labangka untuk dimintai keterangannya, belum lama ini.

Kasi Pidsus Kejari Sumbawa, Reza Safetsila Yusa, SH menyebutkan Kepala Kemenag dan PPK diperiksa sebagai saksi selama hampir 4 jam di ruangan berbeda. Dalam pemeriksaan itu, pihaknya ingin mengungkap proses awal hingga akhir terkait pembangunan Kantor KUA Labangka. Untuk Kepala Kemenag, didalami soal kewenangannya dalam proyek tersebut. Demikian dengan PPK. Guna adanya tersangka baru dalam kasus ini, Reza—akrab Kasi Pidsus ini disapa, mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan BPKP dalam memastikan besarnya kerugian negara dalam kasus tersebut.

Seperti diberitakan, sebelumnya Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa pada tahun 2018 lalu mendapatkan alokasi anggaran kegiatan pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji Tahun 2018 yang dananya bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) TA 2018. SBSN adalah Surat Berharga Syariah Negara yang berupa obligasi negara dalam bentuk Syariah, yang merupakan program dari kementerian Keuangan yang berbasis Syariah. Pada Tahun 2018 itu, Kanwil Kemenag NTB mendapatkan 11 program kegiatan pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di seluruh NTB. Untuk Kemenag Kabupaten Sumbawa mendapatkan 4 kegiatan yaitu KUA Sumbawa, KUA Unter Iwes, KUA Moyo Utara dan KUA Labangka dengan anggaran masing-masing Rp 1,5 Milyar.

Terhadap masing-masing anggaran tersebut masuk dalam DIPA dari Kementerian Agama Kabupaten, sehingga pelaksanaan kegiatan dilaksanakan oleh para pejabat pengadaan dari Kementerian Agama Kabupaten. Sedangkan untuk pelaksanaan pelelangan/tender dilakukan oleh Pokja ULP Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Barat. Setelah ditender, Pokja ULP Kanwil Kemenag Provinsi NTB menetapkan CV Samawa Talindo Resource—kontraktor asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) sebagai pemenang tender Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji KUA Kecamatan Labangka, dengan nilai kontrak Rp 1.240.558.000 (1,24 Milyar). Proyek itu dikerjakan dalam waktu selama 140 hari, terhitung sejak tanggal 19 Juli 2018 sampai 1 Nopember 2018, dan masa pemeliharaan selama 180 hari kalender. Namun sampai berakhirnya masa kontrak, ungkap Kajari, realisasi fisik hanya 41,56 % dari total 100 % pekerjaan. Ironisnya pencairan keuangan telah dilakukan sebesar 100 %. (JEN/SR)

Lihat Juga

Beraksi di Loteng, Perampok Bengis Dibekuk di Lotim

MATARAM, SR (10/9/2019) Sepak terjang SAP alias Simbah (45) terhenti. Perampok bengis asal Terara Lombok ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *