Home / Ekonomi / Mahasiswa KKL UNSA Sukseskan Festival Pesona Prajak

Mahasiswa KKL UNSA Sukseskan Festival Pesona Prajak

SUMBAWA BESAR, SR (10/9/2019)

Lain di Desa Ngeru, lain juga di Desa Prajak—keduanya masih dalam wilayah Kecamatan Moyo Hilir. Dua desa itu menjadi lokasi mahasiswa Universitas Samawa (UNSA) melaksanakan KKL. Di Ngeru, mahasiswa KKL UNSA menginisiasi dicanangkannya Ngeru sebagai kampung gerabah. Sedangkan di Prajak, mahasiswa KKL UNSA menginisiasi Desa Prajak sebagai destinasi pariwisata. Ini dibuktikan dengan digelarnya Festival Teluk Prajak yang secara khusus mengangkat pesona Prajak sebagai daerah pesisir yang sangat pantas menjadi destinasi pariwisata utama di Kabupaten Sumbawa. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 8-11 September 2019 dinilai sangat menarik. Bahkan dengan bangga dan antusiasnya, Rektor UNSA, Ketua LPPM dan Tim serta jajaran Rektorat menyempatkan diri untuk hadir menyaksikan hasil karya mahasiswanya. Agenda ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Desa Batu Bangka dan mahasiswa KKL UNSA. Ada beberapa lomba yang digelar dalam rangka memeriahkan Pesona Prajak ini. Di antaranya lomba balap sampan baik yang didayung maupun menggunakan mesin. Selain itu ada juga lomba renang di laut. Para peserta yang datang dari berbagai desa pesisir begitu antusias, karena ini adalah momen langka bagi mereka.

Rektor UNSA dan Camat Moyo hilir ikut membuka secara resmi acara tersebut dan mendapat dukungan yang luar biasa dari para stakeholder relevan, termasuk UNSA sendiri. Secara khusus UNSA akan memberikan bonus bagi para jawara. “Kami bangga dan mengapresiasi kegiatan yang prestisius ini, sebab ini adalah agenda besar dengan melibatkan desa-desa pesisir. Jadi perlu kerja ekstra agar kegiatan ini berjalan dengan baik. Alhamdulillah mahasiswa KKL di desa ini beserta panitia lainnya mampu melaksanakannya,” kata Rektor UNSA, Dr. Syafruddin, MM.

Sementara Camat Moyo Hilir, Hartono S.Sos mengaku terharu, sebab baru seminggu menjabat sudah diramaikan dengan kegiatan konstruktif di wilayahnya. Ia menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, terutama UNSA. “Kami akan usahakan bahwa kegiatan ini akan dimasukkan ke dalam agenda Festival Moyo Sumbawa,” janjinya.

Dosen Pembimbing, Heri Kurniawansyah HS, SAP., MPA mengapresiasi salah satu agenda kerja mahasiswa KKL di Desa Batu Bangka. Ia mengakui ini pekerjaan yang berat, membutuhkan kinerja yang disiplin, dan semangat yang tinggi. Tentunya dukungan yang luar biasa dari masyarakat desa, sehingga kegiatan tersebut berjalan meriah dan sukses. “Kedepan kami akan terus membimbing dan bahkan akan kami jadikan desa ini sebagai desa binaan kami melalui program pengabdian masyarakat. Alhamdulillah para mahasiswa KKL T UNSA menjadi satu determinan kegembiraan dan keramaian tersebut,” ujarnya, sembari menyampaikan terima kasih kepada Trans TV-CNN dan TVRI yang telah meliput kegiatan tersebut.

Kades Batu Bangka, Abdul Wahab mengharapkan desanya menjadi lokasi tetap KKL para mahasiswa UNSA. Keberadaan mahasiswa ini sangat membantu menggairahkan pembangunan di desanya. “Seperti festival ini juga adalah agenda yang secara kontinyu akan kami laksanakan sebagai bentuk penghargaan kami kepada seluruh warga pesisir di wilayah kami. Ini terlaksana dan sangat meriah  karena campur tangan mahasiswa KKL UNSA,” pungkasnya. (SR)

Lihat Juga

Bank NTB Syariah Siap Bermitra Kembangkan Kawasan SAMOTA

SUMBAWA BESAR, SR (10/9/2019) Pembangunan kawasan SAMOTA (SAleh-MOyo-TAmbora) dengan model investasi berbasis investor lokal, dibutuhkan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *