Home / HukumKriminal / Sepakat Berdamai, Perawat RSMA yang Dipecat Kembali Bekerja
Direktur RSMA diwakili Kasubag Kepegawaian, L Ashari Cahyadi dan Andi Rusni SE perwakilan keluarga YDA, sepakat berdamai

Sepakat Berdamai, Perawat RSMA yang Dipecat Kembali Bekerja

SUMBAWA BESAR, SR (5/9/2019)

Kasus pemecatan YDA S.Kep.Ns—seorang perawat di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) sudah dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua belah pihak yakni Direktur RSMA, dr Arindra Kurniawan dan YDA sepakat untuk berdamai. Perdamaian itu menghasilkan beberapa kesepakatan, di antaranya, pemecatan terhadap YDA yang berstatus Tenaga Harian Lepas (THL) dibatalkan dibarengi dengan SK Penugasan Kembali. YDA pun sudah terlihat masuk kerja sejak Kamis (5/9) hari ini.

Kasubag Umum dan Kepegawaian RSMA, L. Ashari Cahyadi yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis (5/9), mengakui sudah tidak ada lagi persoalan dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Yadi—akrab Kasubag ini disapa meluruskan bahwa tidak ada pelanggaran kode etik yang dilakukan YDA. Ini semata-mata terkait dengan persoalan pribadi. Artinya tidak ada hal-hal yang berkaitan dengan kinerja.

Kendati demikian persoalan yang sempat terjadi tidak mengganggu pelayanan di rumah sakit tersebut. Pelayanan tetap berjalan seperti biasa. Ia berharap ke depan kondusifitas di RSMA tetap terjaga dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Persoalan yang sempat terjadi lanjut Yadi, diharapkan dapat dijadikan pelajaran oleh kedua belah pihak dan diambil hikmahnya agar tidak terulang di kemudian hari. “Ini sudah clear, semoga tidak ada lagi pihak-pihak yang mempermasalahkannya,” pinta Yadi.

Sementara Andi Rusni SE selaku perwakilan keluarga YDA, menegaskan persoalan antara Direktur RSMA dan YDA, sudah clear dan clean. Salah atau khilaf yang terjadi adalah manusiawi karena tidak satupun manusia yang sempurna. “Orang baik itu bukanlah orang yang tidak pernah melakukan kesalahan tetapi mereka yang pernah berbuat salah dan memperbaikinya. Karena itu mari kita hentikan polemik ini dalam damai dan berfokus pada pekerjaan kita masing-masing yang lebih bermanfaat. Tidak akan ada faedahnya mengungkit kesalahan orang lain sebab akan menyebabkan kita lupa mengoreksi diri kita sendiri,” pesan Andis—akrab mantan anggota DPRD Sumbawa ini disapa. (JEN/SR)

Lihat Juga

Polres Loteng Tangkap Ayah yang Merampok Anaknya

LOMBOK TENGAH, SR (12/9/2019) Penangkapan terhadap Simbah alias Amak Sapar (45) mengungkap siapa otak pelaku ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *