Home / Ekonomi / Izin Masih Berproses, Kapal Jatra Surabaya—Badas Beroperasi Pertengahan September
Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyh SE., M.Sc bersama Dirut ASDP, Ira Puspadewi, Minggu (18/8/2019) pagi ini pada acara Acara Jalan Sehat BUMN di Mataram.

Izin Masih Berproses, Kapal Jatra Surabaya—Badas Beroperasi Pertengahan September

SUMBAWA BESAR, SR (18/8/2019)

Rencana beroperasinya Kapal Besar “Jatra” yang melayani rute Surabaya langsung ke Badas pada 17 Agustus 2019, tertunda. Pasalnya sejauh ini izin di Dirjen Perhubungan Laut dan Dirjen Perhubungan Darat di Jakarta, masih berproses. Selain itu ASDP juga sedang mengajukan ijin penggunaan BBM Bersubsidi. Hal ini diakui Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc saat dihubungi SAMAWAREA, Minggu (18/8) pagi ini.

Menurut Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul ini, sebenarnya beroperasinya kapal besar “Jatra” rute Surabaya—Badas ini bertepatan dengan kehadiran Dirut ASDP, Ira Puspadewi, Minggu pagi ini, pada acara Acara Jalan Sehat BUMN di Mataram. “Tadinya mau sekalian pas beliau di sini. Bu Dirut menyampaikan bahwa Kapal Besar dari Surabaya Badas nggak terkejar di Launching 17 Agustus, karena ijin BBM bersubsidi nya belum keluar,” ungkap Gubernur.

Namun Gubernur optimis Kapal Besar “Jatra” akan beroperasi melayani rute Surabaya—Badas pada pertengahan September 2019 mendatang, bahkan bisa dipercepat.

Seperti diberitakan, upaya Gubernur NTB membuka akses Badas—Surabaya melalui jalur laut patut diapresiasi. Berawal dari silaturrahim orang nomor satu di NTB ini dengan Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi di Kantor ASDP Jakarta, akhir Juli lalu. Dalam pertemuan itu, Gubernur diberikan kapal besar dari Surabaya langsung ke Pelabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Kapal Jatra ini sama dengan Kapal Legundi yang sudah melayani rute Surabaya langsung ke Lembar, Lombok.

Gubernur juga sudah menemui Dirjen Perhubungan Laut dan Dirjen Perhubungan Darat untuk penyelesaian ijin track kapal besar Jatra dari Surabaya ke Labuan Badas. Diharapkan keberadaan Kapal Jatra itu akan membantu mengurangi banyak kemacetan di Pulau Lombok. Karena ratusan truck yang biasa lalu lalang per hari bisa naik kapal langsung Surabaya-Badas. Selain itu, dengan dimulainya pelayaran Kapal Besar dari Surabaya ke Badas Sumbawa akan membuat dinamika baru di perekonomian lokal. (SR)

 

Lihat Juga

Pemprov NTB dengan Dubes Rusia Bahas Peluang Beasiswa

JAKARTA, SR (12/9/2019) Rombongan Tim Beasiswa Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP) NTB bersama Hj. Niken Saptarini ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *