Home / Ekonomi / Hindari Konflik Fisik, Ratusan Warga Tambaksari Datangi Polres dan DPRD  

Hindari Konflik Fisik, Ratusan Warga Tambaksari Datangi Polres dan DPRD  

SUMBAWA BARAT, SR (14/7/2019)

Ratusan warga Tambak Sari Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat, Kamis (11/7) mendatangi Polres dan DPRD Kabupten Sumbawa Barat. Kedatangan warga ini terkait dengan konflik Agraria yang terjadi di Desa Tambak Sari, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Warga mensinyalir pihak perusahaan dan oknum masyarakat dari Desa Seteluk Kecamatan Seteluk yang berusaha melakukan penyerobotan tanah garapan warga setempat di lokasi tanah HPL (Hak Penggunaan Lain) yang merupakan milik transimigrasi sesuai dengan SK. 50/BPN/HPL/2000. “Saya tadi melayat ke Alas, tiba-tiba saya ditelpon warga kalau ada oknum masyarakat asal Seteluk yang datang ke lokasi garapan warga dan melakukan perusakan pagar. Warga langsung berkumpul di kantor desa dan mendesak pemerintah desa untuk mengambil sikap atas ulah oknum itu yang sudah beberapa kali ini melakukan tindakan yang sama,” jelas Suhardi perwakilan warga di Gedung DPRD KSB.

Menurut Suhardi, persoalan ini nyaris terjadi setiap tahun atau setiap musim tanam namun tidak ada tindakan serius dari pemerintah kecamatan maupun pemerintah daerah untuk menyelesaikan persoalan ini. “Kami pemerintah Desa Tambak Sari tidak menginginkan adanya konflik fisik, makanya kami hari ini mendatangi Polres Sumbawa Barat terkait adanya gangguan Kamtibmas di wilayah kami,” terang Suhardi.

Di samping itu, Suhardi juga menyebutkan selain adanya gangguan dari oknum masyarakat juga ada gangguan dari oknum perusahaan yang mengklaim lokasi tanah garapan warga tersebut terdapat tanah perusahaan seluas 15 Ha, atas nama PT. Sumber Jaya Abadi. Namun klaim itu tidak disertai dengan bukti kepemilikan kepada penggarap dan pemerintah desa. “Ironisnya perusahaan tersebut beralamat di Desa Tambak Sari, sementara sepengetahuan kami perusahaan itu tidak terdapat di desa kami, dan nama direkturnya atas nama Wisnu Pramulla Wardani, dan tidak tercatat sebagai warga desa kami,” tukas Suhardi. (HEN/SR)

 

Lihat Juga

Lahan di KLU Terbakar, Gubernur dan Kapolda NTB Pimpin Satgas Karhutla Padamkan Api

LOMBOK UTARA, SR (18/8/2019) Kebakaran lahan kembali terjadi, Minggu (18/8/2019) sekitar pukul 15.00 Wita. Kali ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *