Home / Ekonomi / Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Sumbawa
situasi pasca gempa di Kecamatan Plampang

Gempa 5,5 Magnitudo Guncang Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (13/7/2019)

Gempa berkekuatan 5,5 magnitudo mengguncang Kabupaten Sumbawa dan sekitarnya, Sabtu (13/7) dinihari sekitar pukul 01.54 Wita. Guncangan yang cukup besar ini membuat warga kalang kabur, termasuk yang tidur seketika terjaga. Mereka langsung berlindung di tanah lapang, menjauh dari bangunan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, pusat gempa berkekuatan 5.5 Mag ini berada di 8.97 LS, 117.83 BT atau sekitar 70 Kilometer Tenggara Sumbawa-NTB), dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa yang tidak berpotensi tsunami ini sangat terasa di wilayah barat Sumbawa terutama Kecamatan Plampang. Sebab pusat gempa ini hanya 20 kilometer dari kecamatan tersebut. Sejauh ini belum laporan korban maupun rumah yang rusak akibat gempa semalam. Namun warga cukup lama berada di luar rumah karena khawatir adanya gempa susulan.

Kepala Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto dalam keterangan persnya, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, tampak bahwa gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng. Dalam hal ini Lempeng Indo-Australia menunjam kebawah basemen Kepulauan Sunda Kecil (Lesser Sunda). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi di wilayah Samudera Hindia Selatan Bali-Nusa Tenggara ini, dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme naik (thrust fault).

Guncangan gempabumi ini dilaporkan dirasakan di Sumbawa dalam skala intensitas V MMI, Bima, Lombok Barat, Lombok Tengah, Mataram, Lombok Timur dalam skala intensitas IV MMI, dan Kuta, Karangasem II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hingga pukul 01.30 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya dua aktivitas gempabumi susulan (aftershock) dengan kekuatan M=3,1 dan M=3,7. Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg,” pungkasnya. (BUR/SR)

Lihat Juga

Kre’ Alang Sumbawa Diminati di Darwin Australia

SUMBAWA BESAR, SR (15/9/2019) Ketua Dekranasda Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dan Ketua ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *