Home / HukumKriminal / Tim Tabur Kejati NTB Tangkap Buronan Kasus Penipuan

Tim Tabur Kejati NTB Tangkap Buronan Kasus Penipuan

MATARAM, SR (11/7/2019)

Tim Tabur 31.1 Intelijen Kejaksaan Tinggi NTB, berhasil menangkap NF–seorang buronan terpidana kasus penipuan BG senilai Rp 400 juta, Kamis (11/7). NF ditangkap di kediamanya, Apotik Dahlia, Mataram.  NF yang dijerat pasal 263 (2) KUHP tersebut merupakan buronan kedua yang ditangkap pihak Kejati NTB dalam tahun 2019 ini.

Kepala Kejaksaan Tinggi NTB melalui Kasi Penkum, Dedi Irawan SH MH menjelaskan, kasus yang menjerat terpidana NF ini bermula sebagai Tergugat dalam kasus perdata dengan perkara perdata sengketa tanah dengan nilai pembelian sebesar Rp 3.190.000.000.000, sebagaimana perkara No. 130/PDT.G/2014. Dalam proses sidang perdata tersebut terpidana mengajukan alat bukti surat berupa potongan lembaran BG Bank BNI SYARIAH Cabang Mataram. Tujuannya untuk membuktikan bahwa terpidana telah menyerahkan uang kepada Hugeng Angkosdjojo. Namun kenyataannya tidak pernah memberikan dan menyerahkan BG tersebut.

Terpidana pun didakwa dengan dakwaan alternatif yaitu Kesatu Pasal 263 (1) KUHP atau Kedua 263 (2) KUHP. Pada tingkat pertama terpidana diputus bersalah melakukan tindak pidana Pemalsuan 263 (2)  KUHP dengan pidana penjara selama 1 tahun dengan tuntutan 2 tahun. Atas putusan itu terdakwa banding dan Tingkat Banding menguatkan putusan PN. Terdakwa pun kembali mengajukan upaya hukum Kasasi dan Putusan Kasasi tetap menguatkan Putusan PN dengan Putusan Nomor : 95/ PID/ 2016 tanggal 21 Desember 2016. Namun terpidana menghilang dan dilakukan pencarian sehingga ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang.

Tertangkapnya Buron (DPO) terpidana tersebut, berdasarkan pencarian informasi yang cukup lama oleh Tim Intelijen Kejari Mataram. Tim Intelijen Kejari Mataram mengajukan ke AMC melalui Kejati NTB namun Tim Tabur Kejaksaan Tinggi NTB melakukan pemantauan sendiri. Dalam waktu 3 hari berhasil mengendus keberadaan terpidana pada hari ini, Kamis sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu terpidana sedang mengontrol tukang di kediamannya. Kini terpidana sudah dieksekusi dan dititipkan ke Rutan Kelas 1 Kota Mataram untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 1 tahun. (JEN/SR)

Lihat Juga

KPP Bea Cukai Sumbawa Musnahkan 120.980 Batang Rokok Ilegal

SUMBAWA BESAR, SR (11/7/2019) Kantor Pelayanan Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *