Home / Kesehatan / Jaga Generasi Sehat dan Cerdas, Puskesmas Taliwang Giatkan PRKP

Jaga Generasi Sehat dan Cerdas, Puskesmas Taliwang Giatkan PRKP

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (8/7/2019)

Remaja akan menjadi generasi masa depan yang melanjutkan estafet kepemimpinan. Karena itu remaja harus menjadi generasi yang sehat dan cerdas. Karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat melalui instansi terkait menggalakkan Program Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Seperti yang dilakukan Puskesmas Taliwang dengan menyasar SMP dan SMA untuk mensosialisasikan kepada siswa tentang kesehatan reproduksi. Karena di Indonesia angka aborsi yang dilakukan para remaja sangat tinggi. Demikian juga remaja rentan dengan HIV/AIDS dan kehamilan. Karena itu puskesmas setempat melakukan pencegahan sedini mungkin melalui PKPR. “Puskesmas Taliwang akan terus menggalakkan Program Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) ke sekolah-sekolah terutama jenjang SMP dan SMA di kecamatan Taliwang. Program ini sangat penting karena sebagai upaya menjaga generasi yang sehat cerdas dan kuat,” ungkap Kepala Puskesmas Taliwang H. Sopingi SKM, Senin (8/7).

Remaja harus dibentengi dengan segala hal yang merusak. Karena jika remaja sudah terjangkit HIV, aborsi, narkoba dan lainnya, akan melahirkan generasi yang tidak berkualitas. Ia mencontohkan remaja yang melahirkan resikonya rentan keguguran, gangguan kesehatan, anemia, pendarahan, cacat bawaan dan lainnya. Apalagi sekarang sudah banyak yang ditemui umur masih 30 tahun tapi sudah terserang diabetes mellitus. Ini menandakan ada yang salah dengan perkembangan kesehatannya sejak dia lahir.

Lebih jauh dikatakan Haji Sopingi, program ini tidak sebatas sosialisasi, tapi juga melakukan pemeriksaan kesehatan para remaja. Mulai cek darah, gizi, dan berat badan harus ideal. Jika dalam pemeriksaan kesehatan ini ditemukan hal yang tidak sesuai maka petugas akan memberikan resep untuk mencapai kesehatan yang ideal. Semua terus terpantau. Dalam program PKPR ini juga, dibentuk konselor sebaya di setiap sekolah. Sekitar 10 persen dari jumlah siswa di sekolah akan dilatih menjadi konselor handal, dan konselor sebaya. Konselor inilah yang bisa memberikan pemahaman kepada teman sebayanya tentang pentingnya menjaga kesehatan dari bahaya narkoba, pergaulan bebas, dan hamil di masa remaja.

“Kenapa harus kita bentuk konselor sebaya, kadang remaja itu akan merasa canggung untuk bertanya ke petugas kesehatan langsung sehingga cenderung tertutup terhadap keluhan yang dirasakan. Kalau temannya sendiri lebih terbuka terhadap keluhan, dan tim konselor yang kita bentuk ini akan tetap berkomunikasi dengan petugas kami untuk saling membina kesehatan bagi remaja,” pungkasnya. (HEN/SR)

Lihat Juga

Kabupaten Sumbawa Naik Peringkat MTQ Tingkat Provinsi NTB

SUMBAWA BESAR, SR (11/10/2019) Kafilah Kabupaten Sumbawa berhasil naik peringkat dari peringkat 7 pada tahun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *