Home / MATARAM / Gubernur Zul: Gus Muwafiq Mengajak Kita Berziarah ke Masa Lalu

Gubernur Zul: Gus Muwafiq Mengajak Kita Berziarah ke Masa Lalu

SUMBAWA BESAR, SR (8/7/2019)

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc mengatakan bahwa nuansa tradisi Islam dan Al-Qur’an di Kabupaten Sumbawa sangat kental. Hal ini sangat terasa dengan hadirnya KH Achmad Muwafiq S.Ag yang akrab disapa Gus Muwafiq untuk mengisi Tablik Akbar bertema “Merajut Persatuan dalam Bingkai NKRI” dalam rangka dalam rangka Silaturrahmi Nasional IKSAS Nusantara dan HUT Bhayangkara ke-73, di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Ahad (7/7/) malam.

Gubernur mengaku sangat mengenal Gus Muwafiq yang merupakan tokoh muda NU yang cukup terkenal. Ceramahnya sangat menarik dan mudah dicerna, serta memiliki kapasitas untuk mengajak umat berziarah ke masa lalu, mengenang tokoh-tokoh besar, dan dengan pendalaman ilmunya mampu mengajak umat menikmati masa depan seperti sekarang ini. “Bersama Gus Muwafiq di acara IKSAS di Sumbawa malam ini, kita memang butuh refleksi yang sangat panjang,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan itu di antaranya Wakil Bupati Sumbawa, Ketua DPRD Sumbawa, Kapolres Sumbawa, Ketua MUI Sumbawa dan Ketua IKSAS Sumbawa, kepala OPD, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sementara KH. Achmad Muwafiq, S.Ag atau yang dikenal dengan panggilan Gus Muwafiq dalam ceramahnya menyampaikan bahwa, Rasulullah adalah pribadi terlalu besar dan luar biasa, sehingga tidak ada satu umatpun yang mampu menampung ilmunya. Ini karena Rasulullah menjadi satu perspektif seluruh umatnya. Tanggung jawab Nabi Muhammad SAW menurut Gus Muwafiq lebih besar dari nabi-nabi sebelumnya, karena umatnya berasal beraneka ragam suku dan bangsa. “Rasulullah adalah contoh yang baik, akan tetapi karena keterbatasan ruang dan waktu sehingga kita berbeda-beda dalam mencontohkan Rasulullah. Islam adalah agama masa depan, dan Nabi Muhammad dipersiapkan sebagai nabi terakhir untuk mengajarkan umat manusia yang beraneka ragam suku, bangsa dan aliran,” jelas Gus Muwafiq dalam ceramahnya bertema “Merajut Persatuan dalam Bingkai NKRI” dalam rangka dalam rangka Silaturrahmi Nasional IKSAS Nusantara dan HUT Bhayangkara ke-73, di Lapangan Pahlawan Sumbawa, Ahad (7/7/) malam.

Gus Muwafiq mengajak umat untuk menghargai jasa-jasa para pendahulu bangsa, karena atas pengorbanan mereka menyatukan nusantara dan rakyat hidup dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang aman dan damai. Di akhir ceramah Gus Muwafiq berpesan, agar tidak sekali-kali mengaku dan merasa diri paling baik, karena tidak ada kebaikan yang berdiri sendiri, pasti ada campur tangan orang lain.

IKSAS, selaku inisiator kegiatan tersebut, adalah organisasi yang dibentuk oleh para alumni santri At-Tholhawiyah, yang sekarang lebih dikenal dengan nama Pesantren Sumurnangka. Para alumni yang sudah berdomisili di Jabodetabek Pulau Bali dan Nusa Tenggara Barat (NTB) juga daerah-daerah yang lain, berinisiatif untuk menyatukan diri. Tujuannya agar para alumni bisa saling bersilaturahim di sela-sela kesibukan mereka. IKSAS sendiri adalah singkatan dari Ikatan Santri Alumni Sumurnangka. IKSAS dibagi menjadi beberapa cabang, di antaranya IKSAS NTB, IKSAS Surabaya, dan IKSAS Jakarta. (SR)

Lihat Juga

Graha Haji Djibril, Dibangun Pribadi, Gratis untuk Masyarakat

SUMBAWA BESAR, SR (12/10/2019) Graha Haji Djibril diresmikan, Sabtu (12/10/2019) siang tadi. Gedung yang dibangun ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *