Home / HukumKriminal / Coblos di Dua TPS, Warga Utan Dituntut 4 Bulan Penjara

Coblos di Dua TPS, Warga Utan Dituntut 4 Bulan Penjara

SUMBAWA BESAR, SR (18/6/2019)

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa FZ pidana penjara selama 4 bulan. Selain itu terdakwa yang tinggal di Kecamatan Utan ini diharuskan membayar denda sebesar Rp 5 juta. Tuntutan ini disampaikan pada persidangan Tindak Pidana Pemilu (Tipilu) di Pengadilan Negeri Sumbawa, Selasa (18/6). Di hadapan Ketua Majelis Hakim, Dwiyantoro SH, JPU Agus Widiyono SH menyatakan bahwa terdakwa yang saat itu didampingi kuasa hukumnya, Abdul Gafur SH, terbukti melakukan tindak pidana pemilu sebagaimana diatur dalam pasal 516 UU RI No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan, pada pemilu serentak 17 April lalu di Kecamatan Utan, nama terdakwa terdaftar di dua TPS wilayah Dusun Koda Permai, Desa Jorok, Kecamatan Utan. Tepatnya di TPS 10 dan TPS 19. Terdakwa melakukan pencoblosan di dua TPS tersebut diawali di TPS 10. Setelah itu kembali ke rumahnya dan mencuci tangan untuk menghilangkan tinta yang sebelumnya dicelupkan sebagai tanda telah memilih. Selanjutnya terdakwa menuju TPS 19 untuk kembali mencoblos. Praktek yang dilakukan terdakwa tersebut diketahui salah seorang simpatisan partai politik. Terdakwa sempat diinterogasi yang akhirnya mengakui perbuatannya. Perbuatan terdakwa langsung dilaporkan ke Panwascam setempat sehingga diproses lebih lanjut. Tidak hanya itu, akibat perbuatan terdakwa sempat ini juga menyebabkan dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) di dua TPS tersebut. Sidang akan kembali dilanjutkan besok dengan agenda pembacaan putusan majelis hakim. (JEN/SR)

Lihat Juga

PKS dan Nasdem Beri Sinyal Dukung Husni Djibril

SUMBAWA BESAR, SR (12/10/2019) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) memberi sinyal ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *