Home / MATARAM / Ini Kado Spesial Pemprov untuk Naja Hafidz Quran Asal Mataram

Ini Kado Spesial Pemprov untuk Naja Hafidz Quran Asal Mataram

MATARAM, SR (1/6/2019)

Kisah inspiratif ditorehkan oleh seorang bocah cilik asli Nusa Tenggara Barat yang kini tengah viral karena kemampuannya menghafal Al Quran. Adalah Naja Hudia Afifurrohman–hafiz cilik berusia 9 tahun yang membuat publik berdecak kagum lantaran mampu menghafal 30 juz Al Quran hanya dalam waktu 10 bulan.

Jumat (31/5/2019) kemarin, Pemerintah Provinsi NTB melalui Sekda Provinsi NTB, H. Rosiady Sayuti, Phd memberikan kado spesial kepada Naja berupa Tabungan Pendidikan. Bertempat di Masjid Hubhul Wathan Islamic Centre, Rosiady juga berkesempatan menguji hafalan Qur’an Naja. Selain Sekda Provinsi NTB, Imam Shalat Jumat asal Maroko, Ahmed Al-Alaoi juga menguji hafalan Qur’an bocah asal Gomong tersebut. Masyaallah, seluruh bacaan yang dilafadzkan Naja tepat, tanpa kesalahan. Yang menakjubkan lagi, selain melanjutkan hafalan, Naja juga memberikan keterangan berupa nama surat, halaman, hingga posisi ayat di Qur’an.

Pada kesempatan tersebut, Ibunda Naja juga menceritakan perjalanan kisah mereka yang sangat inspiratif. Sebuah perjalanan yang menghantarkan Naja bisa sampai pada titik ini dan dikenal seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Peserta hafiz Indonesia ini mengidap penyakit cerebral palsy atau lumpuh otak sejak lahir. Dilansir dari Hello Sehat, cerebral palsy ini terjadi karena adanya cedera pada bagian otak yang mengontrol kemampuan untuk menggunakan otot.

Ketika Naja lahir, sang ibunda, Dahlia Anjani mengaku syok. Sebab anaknya divonis penyakit berat ini. Meski begitu, sang ibunda sudah pasrah dan melakukan yang terbaik untuk Naja, karena merupakan amanah dari Allah. “Ketika bayi, Naja selalu berhenti menangis jika didengarkan murottal Qur’an. Dia diam dan menikmati murottal,” jelas sang Ibunda.

Ketika masuk sekolah TK, rupanya Naja sudah hafal Al Qur’an 3 juz, yakni juz 30, 29 dan 28. “Pas masuk sekolah, gurunya bilang ‘ini Naja sudah hafal 3 juz ma’, katanya gitu, pas masuk TK,” lanjut sang ibunda.

Karena informasi tersebut, sang guru lantas menyarankan agar Naja lanjut menghafal Al Quran. Ternyata, tak butuh waktu setahun bagi Naja untuk menjadi hafiz, atau orang yang menghafal Al Quran. Naja ini cuma butuh waktu 10 bulan saja untuk menjadi hafiz, hafal Al Quran. “Mulai Februari 2018, Ustaznya nyaranin perdengarkan saja, jangan semua, per halaman satu hari. Kalau mampu ditambah satu halaman lagi. Pas November 2018 kemarin, Naja hafal 30 juz,” tutup sang ibunda. (SR)

Lihat Juga

Doktor Ikhsan Dilantik Menjadi Penjabat Sekda Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (11/6/2019) Bupati Sumbawa HM Husni Djibril, B.Sc melantik Dr. H. Muhammad Ikhsan, ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *