Home / HukumKriminal / Mengetahui Istrinya Selingkuh, Pengusaha Ini Lapor Polisi

Mengetahui Istrinya Selingkuh, Pengusaha Ini Lapor Polisi

SUMBAWA BESAR, SR (25/5/2019)

HI (42) terpaksa mempolisikan istrinya. HI yang merupakan seorang pengusaha ini sangat kecewa dan keberatan setelah mengetahui istrinya, diduga bermain serong di belakangnya. Selain melaporkan dugaan perselingkuhan, HI juga melaporkan istrinya dengan delik penggelapan mobil dan sepeda motor. Kini kasus tersebut telah ditangani penyidik Unit PPA Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa. Keduanya baik pelapor maupun terlapor telah dihadirkan oleh penyidik untuk dimintai keterangan, Sabtu (25/5). Selain itu penyidik melibatkan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) mengingat ada tiga orang anak hasil perkawinan pasangan ini yang juga ikut ditangani.

Kepada wartawan, HI membenarkan telah melaporkan istrinya ke Polres Sumbawa. Ia tak menyangka dugaan perselingkuhan itu telah terjadi sejk 2017 lalu. Awalnya dia menganggap informasi itu hanya isu belaka. Ia pun kemudian percaya, setelah istri dari pria yang diduga sebagai pasangan selingkuh istrinya menghubunginya. “Saya kemudian dihubungi oleh istri dari pria yang diduga selingkuhan istri saya. Setelah bukti-bukti dugaan perselingkuhan itu diperlihatkan, barulah saya tahu. Itupun saya tahu baru sekitar dua bulan ini,” aku HI.

Bukti dugaan perselingkuhan itu ungkap HI, berupa surat, foto yang diduga istri dan pasangan selingkuhannya. Tak hanya itu ad juga surat dari istrinya kepada pria yang diduga sebagai selingkuhannya. Bahkan, pria yang diduga pasangan selingkuh istrinya datang ke kediaman mereka. Pria itu datang saat HI tidak berada di rumah. Hal ini juga diketahui oleh anak dan sejumlah tetangganya. Tentu saja dia merasa malu dan keberatan terkait hal ini.

Bukan hanya dugaan perselingkuhan, HI yang terlihat emosi ini melaporkan dugaan penggelapan satu unit mobil dan satu unit sepeda motor. Penggelapan ini diduga dilakukan oleh istrinya karena selama ini, mobil dan sepeda motor tersebut ada pada istrinya. Mobil itu sudah tidak ada di rumahnya sejak April lalu. Hal ini diketahui setelah ada tagihan cicilan mobil dari Show Room di Mataram, tempatnya membeli mobil. Mengingat sampai saat ini mobil tersebut belum lunas dibayar.

Pengaduan HI dibenarkan Kasat Reskrim Polres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kanit PPA, AIPDA Arifin Setioko, S.Sos. Dalam pengaduan itu mengacu pada perbuatan asusila di depan umum. Sebab, dalam pengaduan HI ada bukti foto yang dilampirkan. Bukti surat serta bukti percakapan istri dari pasangan selingkuh istri pelapor. “Laporan pengaduannya baru turun dan didisposisikan Kapolres pagi ini. Selanjutnya kami melakukan pemanggilan saksi pelapor dan saksi lainnya serta terlapor,” terang Arifin. (SR)

Lihat Juga

Kejari Sumbawa akan Periksa Saksi dari Kementerian Agama dan Kementerian Keuangan

SUMBAWA BESAR, SR (15/8/2019) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa telah menjadwalkan pemanggilan pihak Kementerian Agama di ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *