Home / Ekonomi / Lagi, KSB Dapat Bantuan 8000 Unit Septic Tank

Lagi, KSB Dapat Bantuan 8000 Unit Septic Tank

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BIDANG CIPTA KARYA DINAS PUPR KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (21/5/2019)

Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) kembali mendapatkan bantuan 8.000 Septic Tank dari Kementrian PUPR. Tahun lalu KSB sudah mendapatkan 11 ribu septic tank dan tuntas dikerjakan 100% sehingga Pemda KSB kembali diprioritaskan kementerian terkait. “Ya tahun ini kita dapatkan kembali bantuan Septic tank dari kementrian sebanyak 8000 unit, pemberian bantuan ini karena bantuan septic tank tahun 2017 dan 2018 lalu berhasil kita kerjakan tepat waktu, tuntas 100%. Keberhasilan ini tidak lain karena peran aktif Agen PDPGR di masing-masing peliuk yang mengerjakan dan menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong sehingga pelaksanaannya bisa cepat,” ungkap Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Sumbawa Barat, Abdul Aziz ST,. M.Eng kepada SAMAWAREA, Selasa kemarin.

Dengan adanya bantuan septic tank ini sangat berkorelasi dengan program Pemda KSB yaitu Sanitasi Tuntas Berbasis Masyarakat (STBM) yaitu pilar pertama adalah Open Defecation Free merupakan kondisi setiap individu tidak buang air besar sembarangan. Pembuangan tinja yang tidak memenuhi syarat sangat berpengaruh pada penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Sehingga dengan program Jambanisasinya, seluruh masyarakat yang tidak memiliki jamban dibuatkan jamban. Berkaitan dengan hal itu, Kementerian memberikan bantuan Septic tank untuk mendukung program Pemda KSB dalam upaya meningkatkan kualitas jamban. “Alhamdulillah bisa terserap dengan baik membuat kita KSB menjadi prioritas dalam pemberikan bantuan septic tank,” imbuhnya.

Menurut data Strategi Sanitasi Kabupaten (SSK), lanjut Azis, dengan bantuan 8.000 unit ini, kata Azis, peningkatan kualitas jambanisasi di KSB tuntas, karena jumlah keseluruhan data SSK di KSB hanya 19.000 tapi sistem pendataannya tidak by name by addres, sedangkan STBM menggunakan sistem pendataan by name by addres. “Kalau datanya sama berarti kita bisa tuntas tahun ini, kalau memang ada lebih maka kita akan ajukan lagi ke kementerian untuk dianggarkan tahun depan karena tahun ini sudah tidak bisa sebab pengajuannya masuk tahun kemarin, dan tahun ini pelaksanaannya,” ujar Azis.

Lebih jauh disebutkn Azis, total anggaran hibah tahun 2019 dari Kementerian untuk KSB mencapai Rp 28 milyar dan progresnya saat ini sudah ada Surat Perintah Penerusan Hibah (SPPH) dari Kementerian Keuangan. “Target pelaksanaan selesai Lebaran sudah running, polanya sama seperti tahun kemarin yaitu dikerjakan oleh agen dengan sistem gotong royong, sementara itu untuk biaya oprasionalnnya sebagai sharing anggaran kita sudah ajukan sebanyak 1 milyar rupiah lebih, sedangkan untuk penerima manfaat sudah ada yang tersebar di semua peliuk di KSB,” pungkasnya. (HEN/SR)

Lihat Juga

NTB Jadi Tuan Rumah 13rd South East Biosphere Reserve Network

PRANCIS, SR (17/6/2019) Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah M.Pd menjadi salah satu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *