Home / Ekonomi / Hibah IPAL Australia Sasar 482 Rumah di KSB

Hibah IPAL Australia Sasar 482 Rumah di KSB

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BIDANG CIPTA KARYA DINAS PUPR KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (20/5/2019)

Instalasi Pembangunan Air Limbah (IPAL) hibah dari Pemerintah Australia rencananya akan menyasar 482 rumah di Kabupaten Sumbawa Barat. “Tahun ini kita dapat bantuan hibah dari Australia dalam bentuk IPAL beton, jaringan perpipaan dan sambungan rumah yang akan menyasar 482 rumah tersebar di Desa Lamusung dan sebagian di Desa Aik Suning. Para penerima bantuan ini syaratnya adalah masyarakat berpenghasilan rendah,” ungkap Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Sumbawa Barat, Abdul Aziz ST, M.Eng saat ditemui SAMAWAREA belum lama ini.

Menyambut bantuan hibah ini, Azis mengaku saat ini sedang dilakukan tahapan penyusunan calon penerima manfaat dan pengajuan profil untuk DED (Detail Engineering Desaign). Proses tersebut harus disetujui oleh pemerintah yang bekerjasama dengan konsultan Australia, setelah itu baru bisa dilelang. “Rencana pelelangannya kalau tidak ada halangan akhir Bulan Mei atau paling lambat awal Juni, dengan total nilai keseluruhan 6,1 milyar rupiah,” jelas Azis.

Ia mengaku bersyukur karena sampai saat ini KSB mendapat perhatian yang besar dari pemerintah. Pasalnya di NTB bantuan hibah australia untuk KSB paling besar dibandingkan kabupaten lainnya. Ini merupakan hasil dari peran aktif pemerintah daerah sehingga daerah tersebut selalu diperhatikan pemerintah pusat terutama bantuan dari Australia yang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia.

Untuk diketahui Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) merupakan sebuah struktur yang dirancang membuang limbah biologis dan kimiawi seperti limbah rumah sakit, dan rumah tangga, sehingga memungkinkan air tersebut digunakan pada aktivitas lain. Ipal merupakan fasilitas utama yang harus ada dan beroperasi dengan baik, tentunya dengan efesiensi pengolahan yang harus baik pula. Masyarakat masih menggunakan pembuangan sistem lama yaitu pembuanagan langsung ke tanah. Bahkan banyak yang berdekatan dengan sumber air bersih, padahal secara tidak sadar limbah kamar mandi akan merembes ke sumber air bersama dengan kuman-kuman yang apabila digunakan untuk mencuci piring dan mandi maka kumannya akan terus menyebar. “Kami berharap dengan adanya bantuan ini menjadi solusi dalam mengatasi masalah pencemaran lingkungan,” pungkasnya. (HEN/SR)

Lihat Juga

Pemprov NTB Berencana Datangkan 1000 Ekor Sapi dari Australia

MATARAM, SR (13/8/2019) Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc didampingi Kepala Dinas Perhubungan NTB ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *