Home / Ekonomi / Dukung Program STBM, Dinas PUPR KSB Pasang Washtufle di Rumah Warga
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Abdul Azis ST., M.Eng

Dukung Program STBM, Dinas PUPR KSB Pasang Washtufle di Rumah Warga

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN BIDANG CIPTA KARYA DINAS PUPR KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (20/5/2019)

Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) melakukan inovasi dalam memberikan bantuan air bersih tahun ini untuk mendukung program pemerintah Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Adalah membuat tempat cuci tangan (washtufle) di setiap bantuan sambungan rumah ke masyarakat.

Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, Abdul Azis ST., M.Eng mengatakan salah satu upaya Dinas PUPR dalam mendukung program pemerintah Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di pilar kedua yaitu cuci tangan pkai sabun. Salah satu indikatornya, tersedia sarana cuci tangan, sehingga Dinas PUPR melalui Bidang Cipta Karya menambahkan item bantuan sambungan pipa air bersih ke rumah masyarakat plus membuat tempat cuci tangan. “Tempat cuci tangan akan dibuat di saluran pipa depan rumah masing masing penerima bantuan,” katanya.

Tahun ini PUPR menyediakan bantuan air bersih dan sambungan rumah plus washtufle sebanyak 1.200 dengan asumsi per unitnya Rp 750.000. Perencanaannya sudah selesai baik penerima manfaat dan kelengkapan yang dibutuhkan sehingga dalam waktu dekat sudah bisa dilelang. Namun Azis mengaku tidak mengetahui lokasi penerimaannya secara detail. Yang jelas bantuan tersebut tersebar di berbagai desa yang sudah diseleksi dan layak menerima bantuan terutama untuk masyarakat Mantar. “Kriteria penerima bantuan belum memiliki sambungan rumah dan dan tentu tidak memiliki washtufle di rumahnya. Langkah ini kami lakukan karena di lapangan Dinas Kesehatan agak kesulitan dengan pilar kedua tersebut terutama ke rumah rumah warga. Kalau di tempat umum dan tempat pelayanan public lainnya bisa diakomodir oleh masing-masing kantor, tapi kalau ke masyarakat ini susah karena menurut masyarakat ini bukan kebutuhan wajib sehingga inisiatif ini timbul agar apa yang diharapkan oleh pemerintah ke masyarakatnya untuk hidup sehat bisa terealisasikan dengan cepat,” ujarnya seraya berharap ini sebagai contoh bagi masyarakat dan desa apabila ada masyarakat di luar data untuk difasilitasi oleh desa dengan anggaran desa agar percepatan pembangunan di KSB berlangsung maksimal. (HEN/SR)

Lihat Juga

Wagub NTB akan Gelar Temu Bisnis dengan Travel Agent di Prancis

MATARAM, SR (14/6/2019) Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah bersama rombongan akan hadir ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *