Home / Ekonomi / Menengok Aktivitas Ramadhan Karyawan Amman Mineral di Tambang Batu Hijau
Karyawan Amman Mineral, aliansi dan mitra bisnis khusuk menjalankan ibadah shalat di Masjid Miftahul Jannah Townsite

Menengok Aktivitas Ramadhan Karyawan Amman Mineral di Tambang Batu Hijau

BATU HIJAU, SR (19/5/2019)

Suasana di sekitar Camp 2100 pada pukul 15.35 WITA, tampak sepi karena para penghuninya masih sibuk dengan aktivitas kerja. Sebagian sudah berangkat menuju pit, pabrik pengolahan tambang Amman Mineral untuk menjalani shift mereka, sementara karyawan shift pagi masih belum kembali dari tempat kerjanya. Ya, tambang Batu Hijau memang beroperasi selama 24 jam dan di waktu seperti ini hanya beberapa karyawan yang tampak dan masih fokus menyelesaikan tugasnya di sekitar Camp 2100, Townsite, Sekongkang, Sumbawa Barat, Selasa (14/5) lalu.

Perjalanan melihat dari dekat kegiatan Ramadhan karyawan di tambang Amman Mineral berlanjut ke beberapa bangunan yang ada di sekitar area townsite. Di kejauhan terlihat para istri karyawan bersama anak-anak asyik melihat aneka takjil yang dijajakan di lokasi bazaar Ramadhan. Bazaar ini dikoordinir oleh istri karyawan yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Karyawan Amman Mineral Nusa Tenggara (IKANURA) dan Women in Mining Batu Hijau (WIMB). Setiap stand menjual takjil dan menu yang berbeda, mulai dari makanan khas setempat seperti Singang dan Sepat, serta beragam jenis makanan dari berbagai penjuru nusantara. Para ibu dibantu anak-anak mereka sibuk mengatur dan menata makanan yang dijual sambil sesekali menawarkan takjil kepada pengunjung.

Yayuk Mindartini sibuk melayani pembeli takjil di Bazar Ramadhan Townsite, salah satu tempat menjual beragam takjil dari berbagai daerah

Yayuk Mindartini (45) dari WIMBH sibuk melayani pembeli hari itu. “Ayo Bang, bu dan adik mampir ke stand kami, ada cendol, kolak, sate mujair, dan singang hari ini!” tawarnya sembari sibuk membungkus takjil salah seorang pembeli. Lebih lanjut Yayuk menceritakan menu yang dijualnya selalu berubah setiap harinya. “Setiap jam delapan pagi menu takjil yang akan dijual di hari itu sudah diinformasikan melalui group Whatsapp ibu-ibu IKANURA dan karyawan sebagai referensi bagi para karyawan yang akan datang berkunjung dan membeli aneka hidangan buka puasa,” katanya.

Selama bulan Ramadhan aktivitas rutin kerja Yayuk yang bertanggung jawab di Departemen Transportasi, tetap bisa berjalan dengan baik seperti hari biasanya. “Saat awal-awal puasa kondisi fisik memang sedikit lemas karena tubuh kita menyesuaikan dengan pola makan dan pola tidur yang berubah,” ujar Yayuk.

“Apabila kondisi dirasakan mulai sedikit menurun kita bisa istirahat atau diskusi dengan teman sebentar. Setelah kembali segar kita bisa melanjutkan aktivitas kembali. Disamping itu tips menjaga kesehatan selama berpuasa yang disampaikan oleh perusahaan juga sangat membantu saya dalam menjalankan aktivitas kerja selama Ramadhan ini,” jelasnya.

Sementara Gufran Khomaeni yang bertugas di Departemen Proses, menyampaikan bahwa bekerja saat Ramadhan tidak terlalu berbeda dengan hari biasanya. Namun yang terpenting menurutnya, memperhatikan nutrisi dan gizi dari makanan yang dikonsumsi termasuk minum air putih yang cukup. “Saat berbuka dan makan sahur harus diperhatikan juga apa yang kita makan. Selain itu, makan di waktu yang tepat juga penting supaya kita cukup waktu untuk istirahat. Di bulan Ramadhan ada ibadah sholat Tarawih yang kita laksanakan di malam harinya, pastikan kita mengatur waktu supaya waktu istirahat dan tidur tetap cukup meskipun harus bangun untuk makan sahur,” kata Gufran, seraya menambahkan, justru dengan puasa dia bisa lebih disiplin dalam mengatur waktu terutama dalam mendukung aktivitas bekerja sehari-hari.

Ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat, barokah dan ampunan dari Allah SWT. Para karyawan Amman Mineral pun tidak melewatkan kesempatan untuk berlomba-lomba dalam beribadah karena hanya pada bulan inilah segala kebaikan diganjar pahala yang berlipat ganda. Masjid Miftahul Jannah yang berada di Townsite pun setiap hari ramai dikunjungi para karyawan yang ingin melaksanakan sholat wajib berjamaah dan ibadah sholat Taraweh.

Ikhwan, karyawan Amman Mineral di Departemen Managemen Rantai Pasokan yang juga pengurus Yayasan Muslim Batu Hijau (YMBH) menjelaskan, “Pengurus telah menyusun Agenda Kegiatan Ramadhan sejak jauh-jauh hari untuk membantu rekan-rekan muslimin dan muslimat untuk dapat melaksanakan ibadah Ramadhan secara lebih optimal.” (*)

Lihat Juga

Wagub NTB akan Gelar Temu Bisnis dengan Travel Agent di Prancis

MATARAM, SR (14/6/2019) Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah bersama rombongan akan hadir ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *