Home / HukumKriminal / Seorang Mahasiswa Dihabisi di Ladang Jagung

Seorang Mahasiswa Dihabisi di Ladang Jagung

SUMBAWA BESAR, SR (16/5/2019)

Hanya gegara jagung terlindas, SW (23) warga Desa Padasuka, tega menghabisi nyawa Sahrul Ruzi (20) warga Desa Lunyuk Rea Kecamatan Lunyuk. Akibat hujaman parang, korban yang masih berstatus mahasiswa ini tewas dengan luka yang cukup parah. Kepala dan punggungnya menderita luka menganga. Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku. Untuk menghindari adanya aksi massa, pelaku yang sempat diamankan di Polsek Lunyuk, langsung dievakuasi ke Polres Sumbawa.

Kapolres Sumbawa, AKBP Tunggul Sinatria SIK MH didampingi Kasat Reskrim, AKP Zaky Maghfur SIK dalam keterangan persnya, menuturkan kasus pembunuhan ini terjadi di ladang jagung Olat Bontong, Desa Emang, Kecamatan Lunyuk, Kamis (16/5) pukul 13.00 Wita. Berawal dari truk yang dikemudikan korban melintas di ladang jagung milik pelaku. Saat itu korban ingin memuat jagung di ladangnya. Tanpa sengaja, truk korban melindas tumpukan jagung yang baru saja dipanen pelaku. Pemandangan ini membuat ayah pelaku berinisial MA berteriak menegur korban. Pelaku pun muncul mengejar korban yang kebetulan turun dari truknya. Karena pelaku terlihat memegang parang, korban berusaha kabur. Namun naas korban terjatuh sehingga pelaku dengan leluasa menebas korban berkali-kali. Korban seketika meregang nyawa dalam kondisi luka yang sangat parah.

Mendapat laporan kejadian itu, ungkap Kapolres, jajaran Polsek Lunyuk mendatangi TKP untuk menangkap pelaku. Selain itu mengevakuasi korban yang bersimbah darah untuk dilakukan visum et repertum (VER) di puskesmas setempat. Terkait dengan penanganan kasus ini, Kapolres menyatakan, pelaku dijerat pasal berlapis yakni 338 KUHP dan atau pasal 351 ayat (3) KUHP tentang perkara pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. (JEN/SR)

Lihat Juga

Tabrak Kerbau, Anggota Polisi Tewas Terbakar

SUMBAWA BESAR, SR (19/5/2019) Naas menimpa Brigadir Omy Affian Sutarto (34). Anggota Polsek Lape yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *