Home / Pemerintahan / Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hiu Paus di Teluk Saleh

Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Hiu Paus di Teluk Saleh

SUMBAWA BESAR, SR (15/5/2019)

Jajaran Pemerintah Kabupaten Sumbawa melanjutkan kegiatan Safari Ramadhan 1440 H. Pada malam ke 9 Ramadhan tahun ini, Pemkab Sumbawa melakukan Safari Ramadhan di Desa Labuhan Pidang, Kecamatan Tarano, Senin (13/5). Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah mengajak masyarakat untuk bersama-sama ikut membantu upaya pemerintah dalam menjaga kelestarian terumbu karang dan spesies hiu paus atau “pakek torok” di Teluk Saleh yang kini sudah mulai langka dan terancam keberadaannya.

Dijelaskan Wabup, keberadaan hiu paus atau “pakek torok” di Teluk Saleh sedang dalam kondisi cukup memprihatinkan. Pasalnya per 19 November 2018, jumlah Hiu Paus di perairan tersebut teridentifikasi hanya tersisa 66 ekor, terdiri dari 59 jantan dan 7 betina. Kendati jumlah tersebut masih lebih banyak dibanding dengan di perairan Raja Ampat Papua, namun untuk mencegah kepunahan spesies langka tersebut, H. Mo mengatakan masyarakat sekitar harus andil dalam menjaga dan melestarikannya. “Labuhan Pidang ini posisinya tepat di Teluk Saleh, jadi masyarakat Pidang harus punya ikatan batin dengan perairan ini. Bantu pemerintah jaga terumbu karang dan pakek torok,” pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat Tarano atas suksesnya perhelatan pemilu 2019 dan meminta agar kondisi tersebut bisa tetap dijaga dan dipelihara. Bulan Ramadhan adalah momen yang tepat untuk memupuk persaudaraan dan menjalin silaturrahmi antar sesama. Di akhir sambutannya, Wabup juga menyerahkan beberapa jenis bantuan kepada masyarakat Tarano.

Sebelumnya, Ustad Ahmad Hanafi, S.Pd.I dalam uraian hikmah ramadhan yang disampaikannya menerangkan bahaya dari sifat hasad dan dengki dalam diri manusia. Selain dapat merusak hubungan persahabatan bahkan hubungan keluarga, orang-orang yang memiliki sifat hasad dan dengki juga disebut sebagai orang yang merugi,

karena semua pahalanya akan diambil oleh orang yang ia dengki, sehingga sia-sialah semua amal yang telah diperbuatnya. Dijelaskan Ustad Ahmad, bahwa Bulan Ramadhan ini adalah momen yang sangat tepat untuk menghilangkan sifat hasad dan dengki. (SR)

Lihat Juga

Kecamatan Sumbawa Raih Juara Umum MTQ XXXIII Tingkat Kabupaten 

SUMBAWA BESAR, SR (11/7/2019) Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIII Tingkat Kabupaten Sumbawa Tahun 2019 secara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *