Home / Politik / Jelang 2020, Hanura Utamakan Kader Sendiri, Tetap Terbuka untuk Figur Luar
Muhammad Yamin SE., M.Si

Jelang 2020, Hanura Utamakan Kader Sendiri, Tetap Terbuka untuk Figur Luar

SUMBAWA BESAR, SR (15/5/2019)

Hasil Pileg 2019 lalu, Partai Hanura Kabupaten Sumbawa hanya meraih 3 kursi. Jumlah ini sedikit menyusut jika dibandingkan perolehan kursi Hanura pada Pileg 2014 lalu. Hanura saat itu meraih 5 kursi dan menjadi pemenang dengan suara terbanyak. Hanura juga menempatkan wakilnya untuk merebut salah satu jabatan Pimpinan DPRD Sumbawa. Meski jumlah kursi tak sesuai harapan, namun bukan berarti Hanura tidak bisa menjadi pengusung calon pada Pilkada Sumbawa 2020 mendatang. Saat ini DPC Hanura Sumbawa tengah mengidentifikasi sejumlah calon yang akan digodok untuk diusung. Beberapa nama masuk radar Hanura baik sebagai posisi calon Bupati maupun calon Wakil Bupati Sumbawa. Kendati demikian Hanura tetap mengutamakan kader sendiri, dengan tetap terbuka untuk figur di luar kader. Untuk kader, Hanura menempatkan nama Muhammad Yamin SE., M.Si. Selain muda dan enerjik, Yamin Abe—demikian ia disapa, merupakan figur yang sudah teruji. Pertamakali mengikuti kontestasi Pileg periode 2009—2014, Abe yang menggunakan kendaraan parpol Partai Kedaulatan langsung terpilih. Namun jabatan itu tak dituntaskannya sesuai masa periode. Ini dilakukan karena Ia memiliki perhitungan politik yang matang. Sebab jika tetap bertahan di Partai Kedaulatan, Abe bakal tidak bisa mengikuti Pileg periode berikutnya, mengingat Partai tersebut tidak lagi memenuhi syarat sebagai peserta pemilu mengingat raihan suaranya tidak memenuhi ambang batas. Abe memilih mundur dari parlemen dan langsung hijrah ke Partai Hanura. Pilihan Abe jitu. Selain andil dalam mengantarkan Drs. H. Jamaluddin Malik menjadi Bupati Sumbawa dua periode, Abe kembali terpilih menjadi anggota DPRD. Karier politik Abe kian muncar. Tidak hanya menduduki jabatan strategis di parpol yakni sebagai Sekretaris DPC Hanura Sumbawa, Abe juga melenggang menjadi Wakil Ketua DPRD Sumbawa. Kecemerlangannya kembali teruji pada Pileg 2019 ini. Melalui persaingan yang penuh dinamika dan kompetitif ini Abe meraih suara signifikan. “Dengan rekam jejak ini, menjadi alasan Hanura untuk mendukungnya menjadi salah satu calon pada Pilkada Sumbawa 2020,” ungkap sumber di DPC Hanura Sumbawa kepada SAMAWAREA, Rabu (15/5).

Untuk figur di luar partai, Hanura mengidentifikasi beberapa nama. Untuk kalangan birokrasi terungkap nama Drs. H. Rasyidi (Sekda Sumbawa), Ir Talifuddin M.Si (Kadis Pertanian), Tarunawan S.Sos (Kepala DPMPTSP), dan Ir. Iskandar M.Ec. Dev (Kadis Popar). Kalangan pengusaha muncul nama Sudirman S.IP, Ir. H. Syarafuddin Jarot, dan Boris Syaifullah. Untuk tokoh agama dan tokoh masyarakat, Hanura menyebut nama Syukri Rahmat S.Ag. Sedangkan politisi, selain Muhammad Yamin, ada juga H Asaat Abdullah ST (Nasdem), Nurdin Ranggabarani SH MH (PPP), H Burhanuddin Jafar Salam SH MH (PAN), H Irwan Rahadi (Gerindra), A. Saad (PKPI) serta Sambirang Ahmadi S.Ag M.Si (PKS).

Terkait skema, Hanura ingin memadukan keterwakilan birokrat–politisi, birokrat-pengusaha, maupun birokrat—tokoh agama/akademisi/praktisi. Atau sebaliknya. Selain itu melihat keterwakilan wilayah untuk keseimbangan. Dalam mendukung pasangan calon, tentunya Hanura tidak bisa mandiri. Hanura akan berkoalisi dengan partai lain yang memiliki kursi di parlemen guna memenuhi minimal 9 kursi. “Ini akan kami matangkan dalam pertemuan yang lebih serius, bukan hanya soal koalisi tapi juga skema dalam memadukan figur yang akan diusung,” pungkasnya. (SR)

Lihat Juga

Industrialisasi, Jalan Menuju NTB Gemilang

Oleh: Irfan, S.Sos (Ketua Serikat Tani Nasional NTB) Pada masa Sukarno, ada usaha untuk merintis ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *