Home / Ekonomi / Pelebaran Jalan Garuda, Besok Pemda dan PLN Cek Titik Pemindahan Utilitas  

Pelebaran Jalan Garuda, Besok Pemda dan PLN Cek Titik Pemindahan Utilitas  

SUMBAWA BESAR, SR (14/5/2019)

Pembangunan fisik pelebaran Jalan Garuda dipastikan akan terlaksana Tahun 2020 mendatang. Pasalnya pada Tahun 2019 ini, Pemda Sumbawa bersama BUMN (PLN dan Telkom) akan menyelesaikan utilitas yang masih berdiri di lahan dampak dari pelebaran jalan tersebut. Utilitas inilah yang menjadi hambatan dalam memulai pengerjaan fisik Jalan Garuda.

Kabag Pertanahan Setda Sumbawa, Khaeruddin SE., M.Si yang ditemui SAMAWAREA, Selasa (14/5) mengatakan bahwa Rabu (15/5) besok atau Kamis (16/5) lusa, Pemda melalui Bagian Pertanahan bersama Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) beserta PLN dan Telkom, akan turun ke lokasi untuk memastikan titik-titik mana yang nanti akan dijadikan tempat pemindahan sejumlah tiang listrik terdampak pelebaran jalan. Dengan telah ditetapkannya titik-titik tersebut, akan memudahkan dan mempercepat proses evakuasi utilitas dimaksud sehingga pengerjaan fisik Jalan Garuda sesuai rencana. Untuk diketahui, ungkap Khaeruddin yang didampingi Kasubag Pengadaan Tanah, Surbini SE., M.Si, pembebasan lahan terkait pelebaran Jalan Garuda telah tuntas 100 persen dengan alokasi anggaran APBD Sumbawa senilai Rp 24 Milyar lebih. Meski diakui Her—akrab mantan Kabid Aset ini disapa, masih ada dua bidang tanah terdampak pelebaran jalan masih bermasalah karena terjadi sengketa ahli waris dan sengketa kepemilikan yang diperkarakan melalui jalur keperdataan. Namun persoalan ini tidak berpengaruh terhadap pelaksanaakn fisik Jalan Garuda. Sebab anggaran pembebasan dua bidang lahan itu senilai Rp 300-an juta sudah dititipkan ke Pengadilan Negeri Sumbawa. Siapa yang memenangkan perkara atau sengketa tersebut dengan dibuktikan adanya keputusan inkrach dari pengadilan, adalah yang berhak atas dana pembebasan lahan yang dititipkan di pengadilan. “Dari sisi hukum sudah diatur secara jelas bahwa apabila uangnya sudah dititip dan diterima pengadilan maka tanah itu dikuasai oleh negara dan bisa digunakan untuk kepentingan umum. Jadi sengketa lahan itu tidak berpengaruh sedikit pun terhadap pembangunan fisik Jalan Garuda,” tandasnya.

Pelebaran Jalan Garuda ini dimulai dari depan Kantor Dolog menyambung pelebaran sebelumnya, menuju Jembatan Brang Biji hingga depan Bank BPR Sumbawa. Dalam pengerjaan jalan yang dibiayai dana APBN ini akan dibuat satu lagi jembatan berdampingan dengan jembatan (Brang Biji) yang sudah ada. Untuk lahannya sudah dibebaskan, seperti bengkel samping jembatan, lahan Pasar Brang Biji hingga pagar tembok Kantor BPR Sumbawa. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Inilah ASN Juara STQ Korpri Tingkat Kabupaten Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (17/7/2019) Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Kabupaten Sumbawa yang digelar sejak 16 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *