Home / Ekonomi / Bangun Jembatan Labu Sawo, Pemda Kekurangan Lahan 30 Are
Kepala Badan Pertanahan Setda Sumbawa, Khaeruddin SE., M.Si

Bangun Jembatan Labu Sawo, Pemda Kekurangan Lahan 30 Are

SUMBAWA BESAR, SR (14/5/2019)

Saat ini Jembatan Labu Sawo–jalur jalan Samota sedang dibangun. Jembatan senilai Rp 31 milyar lebih ini merupakan penghubung dalam menuntaskan Jalan Samota sepanjang 24,7 kilometer. Jembatan yang dibangun ini sepanjang 80 meter, dengan waktu pelaksanaan selama 240 hari kalender dari mulai penandatanganan kontrak 27 Februari 2019. Namun dalam mendukung realisasi jembatan ini berdasarkan desain, terjadi kekurangan lahan terutama untuk tambahan luas bagi pembuatan obrigh jembatan tersebut. Adanya tambahan luas lahan ini diakui Kabag Pertanahan Setda Sumbawa, Khaeruddin SE., M.Si yang ditemui SAMAWAREA, Selasa (14/5). Menurut Khaeruddin, tambahan lahan 18 meter X 178 meter (sekitar 30-an are) ini berdasarkan surat dari Satker PJN (Pelaksana Jalan Nasional (PJN).

Tentunya Pemda Sumbawa melalui Bagian Pertanahan harus melakukan pembebasan lahan setempat. Pihaknya bersama BPN sudah turun mengecek lokasi dan melakukan pengukuran lahan. Karena itu pihaknya telah mengajukan penyesuaian revisi anggaran yang kini berproses di Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Derah (BPKAD). Tapi sebelumnya ungkap Her—akrab pejabat murah senyum ini sisapa, Bagian Pertanahan sudah menemui pemilik lahan, Mamad—warga Desa Penyaring Kecamatan Moyo Utara. Ia pun mengaku bersyukur karena pemilik lahan itu sangat mendukung pembangunan Jembatan Labu Sawo sehingga secara ikhlas menerima biaya ganti rugi senilai harga tanah di lokasi setempat yang dibebaskan Pemda pada Tahun 2015 lalu. Dengan sikap positif pemilik lahan, Pemda tidak lagi mengeluarkan biaya appraisal untuk melakukan penilaian terhadap harga lahan. “Insyaa Allah biaya ganti rugi lahan itu akan diselesaikan sebelum Lebaran Idul Fitri. Pemilik lahan sudah membuat surat pernyataan di atas materai 6000, bahwa bersedia tanahnya digunakan untuk kepentingan umum bagi pembangunan Jalan Jembatan Labu Sawo sambil menunggu penyesuaian revisi anggaran yang sedang berproses di BPKAD,” imbuhnya.

Setelah dibangunnya Jembatan Labu Sawo, timpal Surbini SE., M.Si selaku Kasubag Pengadaan Tanah yang mendampingi Khaeruddin, akan diikuti dengan pembangunan jalan dari titik yang belum beraspal (PT Labu) menuju Jembatan Labu Sawo, sepanjang 1,5 kilometer. Bahkan direncanakan setelah Jembatan Labu Sawo, akan dibangun jalan dan beberapa jembatan lagi sehingga panjang Jalan Samota 24,7 kilometer dapat dituntaskan. Ini dilaksanakan secara bertahap. (JEN/SR)

Lihat Juga

Safari Ramadhan di Bima, Gubernur Kucurkan Bantuan 20 Miliar Lebih

BIMA, SR (25/5/2019) Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc bergeser ke Kabupaten Bima untuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *