Home / HukumKriminal / Jaga Kesucian Bulan Ramadhan, Inilah 6 Poin Himbauan Bupati KSB

Jaga Kesucian Bulan Ramadhan, Inilah 6 Poin Himbauan Bupati KSB

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN SAPOL PP KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BESAR, SR (29/4/2019)

Menyambut bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah pada 6 Mei 2019 mendatang, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir.  H. W Musyafirin MM mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesucian bulan penuh rahmat dan ampunan, saling menghargai dan menghormati orang yang menjalankan ibadah ramadhan. Karena itu Bupati mengeluarkan surat edaran yang berisi 6 himbauan.

Kasat Pol PP KSB, Drs H. Hamzah yang ditemui di ruang kerjanya, mengakui bahwa Bupati KSB menginstruksikan seluruh Camat agar mensosialisasikan surat edaran Bupati terkait himbauan Ramadhan. Himbauan itu berisi 6 point. Adalah pertama, melaksanakan ibadah puasa dan memperbanyak amalan amalan lainnya dengan semangat ikhlas jujur dan sungguh sungguh. Kedua, segenap masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat untuk mengisi bulan suci ramadan dengan sholat berjamaah di masjid/ musholla memperbanyak baca Alqur,An, Qiyamulail, bersedekah, iktikaf dan amalan amalan lainnya. Ketiga, menghargai kehadiran bulan suci Ramadhan dengan tidak melakukan hal yang sia-sia di tempat hiburan baik cafe, karaoke, dan sejenisnya. Keempat, Bupati menghimbau kepada pemilik warung, rumah makan, untuk membatasi menjual masakan siap saji, pagi sampai sore selama bulan ramadhan. Kelima, kepada pemilik toko, kios, dan warga masyarakat untuk tidak menjual, mengedarkan, dan membunyikan petasan atau mercon dan sejenisnya yang dapat mengganggu kekhusyuan dalam menjalankan Bulan Suci Ramadhan. Himbauan keenam, tetap menjaga ketenangan dan ketentraman lingkungan masing masing sehingga masyarakat dapat leluasa dan khusyu dalam melaksanakan seluruh aktifitas ibadah di Bulan Ramadhan.

Hamzah mengingatkan kepada seluruh Camat untuk mensosialisasikan himbauan tersebut dan memantau perkembangannya di lapangan serta melaporkan kegiatan selama Ramadhan sehubungan dengan himbauan Bupati secara berkelanjutan selambat-lambatnya 14 hari setelah berakhirnya bulan Ramadhan 1432 H sebagai bahan evaluasi. Apabila himbauan tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat dan kepada pelaku usaha tapi tidak taat, maka pihaknya selaku penegak Perda akan mengambil tindakan tegas demi keamanan dan kenyamanan masyarakat KSB. (HEN/SR)

 

Lihat Juga

Tangani Persoalan Sampah, Presiden Jokowi Ingin PLTSa Segera Diselesaikan

JAKARTA, SR (17/7/2019) Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas (ratas) untuk membahas perkembangan pembangunan Pembangkit ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *