Home / Ekonomi / Jembatan Tempoak Renok Patah, Ini Penjelasan Dinas PUPR

Jembatan Tempoak Renok Patah, Ini Penjelasan Dinas PUPR

SUMBAWA BESAR, SR (1/4/2019)

Jembatan Tempoak Renok Kecamatan Orong Telu kembali tidak bisa dilalui kendaraan. Pasalnya jembatan yang baru dikerjakan secara mandiri oleh Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa selaku instansi teknis, patah seperti yang terjadi sebelumnya. Arus lalulintas pun lumpuh, dan masyarakat setempat kembali berteriak.

Plt Kadis PUPR Sumbawa, Ir Armawan Jaya yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (1/4), mengakui kondisi terkini jembatan tersebut. Sebenarnya jembatan yang dikerjakan sekitar Tahun 2010 lalu atau hampir 10 tahun ini sudah patah sejak awal Tahun 2018 lalu. Kondisi jembatan ini sempat direspon masyarakat Kecamatan Orong Telu dengan menggelar aksi demo. Karena itu pemerintah daerah melalui PUPR mengambil tindakan dengan melakukan penanganan sementara agar bisa dilalui kendaraan roda dua dan maupun roda empat. Pengerjaan secara swakelola ini dilakukan Januari 2019, dengan cara menimbun (menguruk) patahan (cekungan) menggunakan batu lalu dibronjong agar jembatan terlihat rata. Belum lama dikerjakan, banjir datang menggerus urugan batu dan bronjong tersebut. Akibatnya kondisi jembatan kembali seperti semula, menyisakan patahan. “Jadi kembali ke kondisi awal,” aku Armawan.

Untuk pengerjaan jembatan ini secara permanen, sambung Armawan, direncanakan Tahun 2020 mendatang. Jembatan itu nanti akan dibangun secara konvensional. Sedangkan penanganan sementara ini kemungkinan akan dikerjakan seperti yang dilakukan sebelum tergerus banjir. “Ini sudah kami rapatkan dengan Wakil Bupati. Yang jelas penanganan harus segera dilakukan,” pungkasnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

Target Tahun Ini 50 Ribu Meter, PTAMNT Tambah Mesin Bor di Dodo Rinti

SUMBAWA BESAR, SR (13/6/2019) Silaturrahim dan Halal Bihalal yang digelar PT Amman Mineral Nusa Tenggara ...

One comment

  1. mengatasi patahnya plat beton dengan menambahkan beban diatas konstruksi yang rusak tersebut menjadi terlihat lucu dimata dunia konstruksi, apalagi dengan memberikan tumpukan batu diatas plat beton itu sdh pasti tidak memberikan kestabilan meskipun diikat dengan kawat bronjong ! maaf ini memalukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *