Home / Ekonomi / Wujud Rasa Syukur, Masyarakat Tiga Dusun Gelar Sedekah Ponan

Wujud Rasa Syukur, Masyarakat Tiga Dusun Gelar Sedekah Ponan

SUMBAWA BESAR, SR (10/3/2019)

Ritual Adat Pasaji Ponan Sedekah Orong atau biasa disebut Pesta Ponan di Bukit Ponan, Desa Lengas, Kecamatan Moyo Hilir, kembali digelar. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Pesta Ponan yang berlangsung Minggu (10/3/2019) ini dihadiri langsung Gubernur NTB. Hadir mendampingi Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc, di antaranya Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah, Ketua DPRD Lalu Budi Suryata SP, Sekda Drs. H. Rasyidi, Ketua MUI Sumbawa Syukri Rahmat S.Ag, Camat Moyo Hilir M Lutfi Makki, sejumlah anggota DPRD kabupaten dan propinsi, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Pesta Ponan merupakan event tahunan yang diadakan masyarakat untuk menggelar do’a bersama sebagai ajang syukuran atas ikhtiar tanam padi dan juga untuk memohon kepada Allah SWT agar tanaman padi bisa membawa hasil yang melimpah. Uniknya dari kegiatan ini, para pengunjung berebutan kue tradisional terbuat dari tepung beras yang sengaja disiapkan oleh kaum wanita setempat. Ini merupakan salah satu tradisi. Tidak satupun kue yang dihidangkan berupa gorengan atau kue yang digoreng. Semua jenis kue yang dihidangkan seperti petikal, buras, range’ maupun onde-onde tanpa gula. Semuanya harus dimasak dengan cara direbus dan dibakar untuk range’. Sedangkan kue petikal dan buras harus dibungkus menggunakan daun kelapa dan daun pisang. Penggunaan daun kelapa dan pisang ternyata bagi masyarakat setempat dianggap sebagai bentuk kehebatan nenek moyang mereka dalam menyikapi sesuatu. Pasalnya, dengan peringatan tradisi Ponan ini, masyarakat yang awalnya tidak menanam pisang dan kelapa akhirnya menanam kedua jenis tanaman ini. Hal ini dianggap sebagai bentuk pelestarian lingkungan.

Upacara ponan diawali dengan dzikir dan doa bersama. Usai doa, dilanjutkan dengan pembagian makanan ke seluruh warga dan ditutup dengan makan bersama. Tidak semua makanan dihabiskan, tapi sebagian dibawa pulang untuk ditebarkan di ladang dan sawah mereka. Mereka percaya makanan keramat ini bisa menyuburkan ladang dan menghindarkan mereka dari segala bencana.

Di atas Bukit Ponan tempat diselenggarakannya Pesta Ponan terdapat Makam Haji Batu yang dikeramatkan masyarakat sekitar. Haji Batu adalah orang yang rajin merawat padinya sehingga hasil panennya melimpah. Menurut cerita yang beredar dalam masyarakat Haji Batu sebenarnya mempunyai nama asli Gafar. Suatu hari saat melewati sebuah sungai, Haji Batu melihat banyak burung yang hendak minum dari sungai tersebut. Namun burung-burung itu terlihat ketakutan. Melihat peristiwa itu Haji Batu mencoba untuk berwudhu dengan air sungai itu. Namun ketika mengambil air dengan tangannya tanpa diduga batu dari dasar sungai menempel di tangannya. Sejak itulah Ia dipanggil Haji Batu. Singkat cerita, Haji Batu memberi wasiat kapada keluarganya, bahwa ketika dia meninggal dunia agar dikuburkan di bawah pohon mangga yang berada di Bukit Ponan.

Ketua MUI Kabupaten Sumbawa, Syukri Rahmat S.Ag dalam sambutannya mengatakan, sedekah Ponan tahun 2019 ini memiliki nilai tersendiri dan istimewa dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya dihadiri langsung Gubernur NTB. Karenanya Ia mewakili seluruh masyarakat Dusun Poto, Lengas dan Malili dan lembaga Adat Ponan menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada orang nomor satu di NTB ini.

Sedekah Ponan ini ungkap Ustadz Syukri, pada prinsipnya menyatukan masyarakat tiga dusun yaitu Dusun Poto Lengas, Malili  dan Sameri. Sebab ketiga dusun ini berasal dari leluhur yang sama. “Leluhur kami ini berasal dari Bekat yang pecah menjadi tiga. Ada Bekat Poto, Bekat Lengas dan Bekat Malili,” sebutnya, seraya berharap melalui sedekah Ponan ini menjadi spirit silaturrahim yang kuat. (SR)

 

Lihat Juga

BAKTI Kementerian Kominfo akan Bangun 8 BTS USO di Sumbawa

SUMBAWA BESAR, SR (20/5/2019) Kabupaten Sumbawa kembali memperoleh program USO dari Kementerian Kominfo RI. Kepastian ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *