Home / Ekonomi / Tim Sergap Mabes TNI ke Sumbawa Pantau Serapan Gabah Petani

Tim Sergap Mabes TNI ke Sumbawa Pantau Serapan Gabah Petani

SUMBAWA BESAR, SR (13/2/2019)

Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah menerima Tim Sergap Upsus dari Mabes AD, Kolonel (ARM) Julius Jolly Suawa, Kolonel Inf Eddy Rochmatullah, Kolonel Bambang Sulistiyantoro, yang didampingi Dandim 1607 Sumbawa. Saat itu Wabup didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Sumbawa, Kadis Pertanian Sumbawa, Kadis Pangan, dan Kasub Drive Bulog Sumbawa, belum lama ini.

Ketua Tim Sergap Mabes AD Kolonel Arm Julius Jolly Suawa menyampaikan tujuan ke Sumbawa ingin melihat langsung serapan gabah di Bulog sampai bulan ini sesuai dengan apa yang telah ditargetkan Provinsi NTB pada umumnya dan Kabupaten Sumbawa khususnya. Dan berharap kepada Pemerintah Kabupaten Sumbawa dapat bekerjasama dengan jajarannya melalui Kodim 1607 Sumbawa sehingga target nasional dapat tercapai. Pihaknya mengaku telah mengecek sentra peralatan pertanian padi terpadu (SP3s) di Kecamatan Utan sekaligus memberikan penyuluhan kepada Babinsa tentang serapan gabah dan serta berharap dapat memacu para petani untuk segera menanam di musim penghujan. Babinsa juga diminta bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa sehingga target bisa tercapai.

Sementara Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah menyampaikan bahwa musim hujan sekarang ini membuat para petani di Sumbawa terlambat menanam padi. Kondisi ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang sesuai dengan target. “Desember baru mulai hujan diiikuti dengan musim tanam. Insyaa Allah Bulan Maret nanti panen. Semoga dengan keterlambatan ini hasil panen di Kabupaten Sumbawa semakin berkualitas sehingga kita dapat mencapai target dan harga jual gabah semakin tinggi,” pintanya.

Wabup juga berharap Dinas Pertanian bekerja keras melaksanakan apa yang menjadi tanggung jawab dan selalu bekerjasama serta memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya mempertahankan kwalitas gabah. Syahri—pejabat yang mewakili Kadis Pertanian Sumbawa menyebutkan bahwa produksi padi setiap tahunnya terus meningkat. Inilah alasan yang menjadikan daerah Sumbwa ini sebagai salah satu lumbung beras yang menopang keberlanjutan program ketahanan pangan secara nasional. Produksi komoditas padi Kabupaten Sumbawa tahun 2018 ditargetkan sekitar 635 ribu ton dari luas areal tanam sekitar 105.610 Ha. “Persoalan yang sering dihadapi para petani kita adalah sering terjadinya harga yang tidak menguntungkan saat panen khususnya tanaman padi. Kami terus berupaya menyiasati dengan memberikan patokan harga dan upaya penyerapan gabah yang dilakukan Bulog,” pungkasnya. (SR)

 

Lihat Juga

Rayakan HUT RI, PETANG Tanam Kelapa di Pulau Meriam

SUMBAWA BESAR, SR (18/8/2019) Selama tiga tahun berturut-turut setiap 17 Agustus, Komunitas Pecinta Alam Plampang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *