Home / HukumKriminal / Saat Tidur, Dua Warga Labuan Aji Tarano Diserang Anjing Gila

Saat Tidur, Dua Warga Labuan Aji Tarano Diserang Anjing Gila

SUMBAWA BESAR, SR (10/2/2019)

Suasana tenang di kediaman Syaifullah warga Desa Labuan Aji Kecamatan Tarano Kabupaten Sumbawa, Minggu (10/2) pagi ini seketika gaduh. Tiba-tiba seekor anjing yang diduga kuat terjangkit Rabies masuk ke rumah menyerang Syaifullah dan anaknya yang sedang tidur. Akibatnya Syaifullah mengalami luka gigitan di pergelangan tangan, sedangkan pustrinya, Desi yang masih duduk di bangku kelas 6 SD terluka di bagian jari tangannya. Syaifullah langsung membawa anaknya ke Puskesmas Tarano yang berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Sedangkan anjing gila tersebut mati dibantai warga. Kini kedua korban gigitan anjing gila ini masih dalam perawatan medis.

Dihubungi SAMAWAREA, Syaifullah menuturkan, kasus itu terjadi tadi pagi sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu dia bersama anaknya sedang tidur. Dia terjaga setelah mendengar teriakan istrinya yang saat itu sedang bersih-bersih rumah bahwa ada anjing masuk. “Saya mengira itu anjing yang sedang mencari makan, saya hanya mengusirnya dengan suara,” kata Syaifullah.

Tanpa diduga anjing itu langsung loncat ke tempat tidur menyerangnya yang saat itu masih di dalam selimut. Tentu saja serangan mendadak ini membuatnya kaget, sehingga terjadi pergumulan hebat. Syaifullah yang tangannya tergigit, langsung membanting anjing tersebut di lantai kamarnya. Bukannya kabur, anjing itu malah mengamuk kembali menyerang. Kali ini yang diserang anak korban. Akhirnya Syaifullah mencekik anjing gila itu lalu membantingnya di luar rumah. Warga yang mengetahui kejadian itu langsung berdatangan dan membunuh anjing tersebut. “Saya langsung melarikan anak saya ke puskesmas,” ujarnya.

Anggota DPRD Sumbawa, Hasanuddin menyesalkan masih terjadinya kasus gigitan anjing gila di wilayah Desa Labuan Aji Kecamatan Tarano. Menurutnya ini kecolongan, sebab beberapa waktu lalu bersama Dinas Peternakan melakukan pembasmian terhadap semua anjing liar di wilayah tersebut. Hal ini mengingat Kecamatan Tarano berbatasan langsung dengan Kabupaten Dompu sebagai daerah yang telah dinyatakan KLB Rabies. “Ini harus menjadi perhatian serius dinas terkait, agar tidak ada lagi kasus-kasus serupa di kemudian hari,” pinta anggota DPRD dari Fraksi Hanura yang juga mantan Kades Labuan Aji Tarano dua periode. (JEN/SR)

 

Lihat Juga

Sita Uang 1,4 Juta, Bawaslu Sumbawa Bakal Proses Oknum Caleg

SUMBAWA BESAR, SR (12/4/2019) Kasus money politic yang diduga dilakukan oknum Calon Anggota Legislatif (Caleg), ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *