Home / Ekonomi / Musim Tanam Tiba, Petani Maronge Sholat Minta Hujan

Musim Tanam Tiba, Petani Maronge Sholat Minta Hujan

SUMBAWA BESAR, SR (13/1/2018)

Musim tanam telah tiba. Namun para petani di Desa Maronge dirundung resah dan gelisah, serta belum berani menabur benih. Pasalnya hingga pertengahan Januari ini hujan belum turun. Tidak ada cara lain untuk mendatangkan hujan kecuali memohon doa kepada Allah SWT dengan menggelar sholat Istisqo.

Kegiatan ritual ini dilaksanakan Sabtu (12/1) kemarin di area Bendungan Tiu Kulit Desa Simu. Dzikir dan do’a bersama berharap ridho dan ampunan Allah berlangsung khusyu dan tawaddu. Usai sholat, masyarakat Desa Maronge bersama Camat setempat, Lukmanuddin S.Sos menyantap bubur yang dicampur biji-bijian dan umbi-umbian hasil bumi tanah Maronge. Santapan ini merupakan tradisi nenek moyang yang disajikan setelah sholat minta hujan.

Camat Maronge, Lukmanuddin S.Sos yang ditemui Wartawan SAMAWAREA Biro Sumbawa Timur mengatakan, sholat minta hujan ini dilaksanakan berangkat dari keluhan masyarakat yang hingga kini belum turunnya hujan. Biasanya Januari baik awal maupun akhir intensitas hujan sangat maksimal. Akibatnya petani tidak berani menabur benih untuk memulai penanaman. Merespon keluhan itu, Ia mengkomunikasikannya dengan imam di masjid. Sholat pun digelar dan disambut antusias masyarakat. “Dengan sholat dan doa yang kita panjatkan semoga Allah menurunkan hujan rahmat dan rejeki bagi petani di sini,” ucap Camat Lukman.

Dalam kesempatan itu Camat mengingatkan agar masyarakat Maronge tetap menjaga hutan. Keberadaan hutan adalah karunia Allah yang wajib dijaga. “Kalau petani ingin sejahtera mari jaga hutannya, suburkan kembali hutan. Percuma kita bangun cekdam dengan anggaran desa yang cukup besar jika tanpa sumber air. Kalau hutan rusak apa yang diisi di cekdam,” tukasnya. (BUR/SR)

Lihat Juga

Gubernur NTB Respon Cepat Temui Korban Gempa Lombok Timur

LOMBOK TIMUR, SR (17/3/2019) Mendengar ada informasi Gempa yang menimpa masyarakat Lombok, hari ini, Minggu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *