Home / HukumKriminal / Lagi-lagi Seorang Kakek Ditangkap, Cabuli Anak Tetangga
ilustrasi

Lagi-lagi Seorang Kakek Ditangkap, Cabuli Anak Tetangga

SUMBAWA BESAR, SR (03/01/2019)

Unit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Sumbawa kembali menangani laporan pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur. Kali ini terjadi di wilayah Kecamatan Alas Barat. Lagi-lagi terduga pelakunya adalah seorang kakek. KS, pria beristri berumur 57 tahun ini diduga mencabuli dan menyetubuhi seorang bocah berusia 11 tahun yang merupakan anak tetangganya. Bahkan berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian, dugaan pencabulan ini sudah yang kedua kali dialami korban. Kejadian seminggu yang lalu tapi baru dilaporkan. “Kasusnya sudah kami tangani, dan terduga pelaku sudah kami tahan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sumbawa yang dikonfirmasi melalui Kanit PPA, AIPTU Arifin Setioko S.Sos, Kamis (3/1).

Menurut hasil pemeriksaan sejumlah saksi termasuk korban dan terduga pelaku, kata Arifin, kasus itu terjadi 22 Desember lalu di bawah kolong rumah terduga. Sebelum kejadian, menurut keterangan korban, saat itu korban yang sedang bermain bersama temannya dipanggil terduga dan diminta ke rumah untuk mengambil barang. Korban yang lugu menurutinya. Ketika korban membuka pintu rumah, terduga yang sudah ada di dalam rumah langsung menarik tangan korban dan pintu ditutup. Langsung saja tubuh korban digerayangi, dan akhirnya menyetubuhi korban. Setelah itu korban diberikan uang Rp 50 ribu dan diminta untuk tidak menceritakannya kepada siapapun. Masih keterangan korban, perbuatan bejat terduga sudah yang kedua kalinya. Seingatnya saat itu terjadi Bulan November lalu di kios milik terduga. Itu dilakukan saat istri dan anak terduga tidak berada di tempat. Namun soal persetubuhan, dibantah terduga. Terduga mengaku hanya mencium dan memegang payudara korban. Terungkapnya kasus ini ungkap Arifin, karena kecurigaan seringnya terduga memberi uang kepada korban. Bukan hanya keluarga korban yang curiga, tapi juga istri terduga. Inilah awal korban diinterogasi sehingga kasus ini terungkap. Polisi yang menerima laporan tersebut langsung mengamankan terduga untuk menghindari adanya aksi massa. “Sekarang kasusnya sudah ditangani dan terduga bisa terancam hukuman 15 tahun penjara karena melanggar UU Perlindungan Anak,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

BACA JUGA:

Seorang Kakek Ditangkap, Cabuli Bocah di Bawah Menara

Lihat Juga

Ditinggal ke Ladang, Rumah Kades Usar Plampang Hangus Terbakar

SUMBAWA BESAR, SR (19/5/2019) Kepala Desa Usar Kecamatan Plampang, A Kadir HI mengalami ujian yang ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *