Home / Ekonomi / Puluhan Polisi Dikerahkan Tata Pedagang dan Perpakiran di Pasar Seketeng
dari Kasatlantas Polres Sumbawa AKP Bowo Tri Handoko, SE., SIK

Puluhan Polisi Dikerahkan Tata Pedagang dan Perpakiran di Pasar Seketeng

SUMBAWA BESAR, SR (15/12/2018)

Kesemrawutan dan kemacetan di depan Pasar Seketeng menjadi pemandangan rutin setiap hari. Pedagang meluber keluar, parkir kendaraan mempersempit bahu jalan, dan depan pasar dijadikan tempat bongkar muat barang. Ini sudah berlangsung cukup lama namun sampai sekarang belum terlihat kemampuan dinas terkait mengatasinya. Herannya lagi tidak pernah terlihat adanya petugas yang mengatur kelancaran arus di lokasi tersebut. Sepertinya kondisi itu memang sengaja diciptakan.

Namun angin segar datang dari Kasatlantas Polres Sumbawa AKP Bowo Tri Handoko, SE., SIK. Perwira yang baru menjabat dalam hitungan hari ini akan melakukan gebrakan untuk mengatasi kesemrawutan dan kemacetan di depan pasar terbesar di Kabupaten Sumbawa tersebut. “Senin (17/12) lusa kami bergerak, mengerahkan sekitar 40 personil untuk melakukan penataan pedagang dan parkir agar kelancaran lalulintas di depan Pasar Seketeng tidak terganggu,” kata AKP Bowo—akrab ia disapa saat ditemui SAMAWAREA di ruang kerjanya, Sabtu (15/12).

Sebelum mengambil tindakan, pihaknya sudah melakukan survey jalan di depan Pasar Seketeng. Sebagian besar bahu jalan digunakan para pedagang dan dijadikan lahan parkir. Akibatnya, terjadi kemacetan lalulintas, di samping membahayakan pejalan kaki, karena pagi harinya trotoar yang menjadi hak pejalan kaki dimanfaatkan para pedagang untuk berdagang. Selain survey, pihaknya juga sudah mengumpulkan para pedagang dan juru parkir, serta mengundang Dinas Perhubungan, Kabid Pasar, Kepala Pasar Seketeng.

Dalam pertemuan itu disampaikan bahwa Senin lusa akan dilakukan penutupan arus jalan di depan Pasar Seketeng mulai pukul 06.00 hingga 08.30 Wita. Lokasi itu kemudian digunakan untuk para pedagang yang berada di depan dan samping pasar. Setelah itu pedagang kembali masuk ke dalam pasar, sehingga jalan bisa digunakan lagi oleh masyarakat. Kemudian parkir kendaraan akan diarahkan di jalan alternative depan mushollah yang tidak jauh dari Pasar. Selama ini parkir kendaraan dijajar dua bahkan tiga sehingga nyaris menghabiskan bahu jalan, dan membuat jalan menjadi sempit. Tidak hanya itu juga, mantan Kasatlantas Kota Palangkaraya ini menyoroti soal sampah di Pasar Seketeng terutama dalam hal pengangkutan. Sebelumnya sampah di lokasi Pasar Seketeng diangkut sekitar pukul 08.00 Wita, ini sangat mengganggu aktivitas dagang maupun arus lalulintas karena saat itu pergerakan aktivitas sangat padat. Karena itu dia menyarankan sampah dimobilisasi di satu tempat dan diangkut paling lambat pukul 10.00 Wita. “Untuk memastikan semua ini, kami akan menempatkan personel di depan Pasar Seketeng, mengatur arus lalulintas dan menertibkan perpakiran. Kami akan ujicoba selama seminggu. Jika muncul persoalan, akan dievaluasi lagi,” pungkasnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

Sekitar 5,1 Triliun Dana Rehab Rekon NTB Sudah Ditransfer

MATARAM, SR (22/3/2019) Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *