Home / HukumKriminal / Penuhi Petunjuk Jaksa, Polisi Segera Ujilab Forensik Ijazah Kades Padesa
Kasast Reskrim Polres Sumbawa, AKP Zacky Maghfur SIK

Penuhi Petunjuk Jaksa, Polisi Segera Ujilab Forensik Ijazah Kades Padesa

SUMBAWA BESAR, SR (14/12/2018)

Kades Padesa Kecamatan Lantung, Syaharuddin, sudah lama ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggunaan ijazah palsu dalam prosesi pemilihan kepala desa (Pilkades). Namun sejauh ini kasus itu masih dalam penanganan penyidik kepolisian dan belum bisa diajukan ke penuntutan. Pasalnya masih ada berkas yang harus dilengkapi pihak kepolisian. Itulah yang menjadi alasan Kejaksaan Negeri Sumbawa mengembalikan berkas perkara kasus tersebut. “Berkasnya masih P-19, kami diminta untuk melengkapi dan menyempurnakan berkas perkara oleh jaksa penuntut,” kata Kasat Reskrim Polres Sumbawa, AKP Zaky Maghfur SIK yang ditemui SAMAWAREA, Jumat (14/12).

Di antara petunjuk jaksa itu ungkap Kasat Zaky, adalah pemeriksaan ijazah yang diduga palsu itu ke Laboratorium Forensik, Denpasar, Bali. Ini untuk memastikan bukan hanya tandatangan yang diduga palsu, tapi juga kertas ijazah meliputi jenis dan bentuk, termasuk stempel yang digunakan. “Petunjuk ini harus kita penuhi, makanya alat bukti yang kami kantongi ini akan kami kirim untuk dilakukan uji laboratorium forensic. Segera kami lakukan,” tandasnya.

Memang diakui Kasat Zaky, kasus ini sudah memenuhi unsur. Dari keterangan sejumlah saksi dan lainnya menyatakan jika ijazah yang digunakan oknum kades itu palsu.

Seperti diberitakan, Kades Padesa terpilih, Syaharuddin dilaporkan ke Polres Sumbawa karena diduga menggunakan ijazah palsu dalam pencalonannya. Dugaan penggunaan ijazah palsu ini diketahui pasca dilakukan penetapan calon Kepala Desa Lantung Padesa. Kemudian hal tersebut dilaporkan kepada Panwas Pilkades setempat. Panwas menindaklanjuti laporan itu pasca adanya pemenang Pilkades. Berdasarkan hasil penelusuran dari panwas dan surat keterangan dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Bima serta hasil investigasi Polres Sumbawa menyatakan bahwa ijazah yang digunakan Syaharuddin tersebut tidak sah. Polisin pun akhirnya menetapkan Syaharuddin sebagai tersangka. (JEN/SR)

Lihat Juga

Mantan Kadis ESDM KSB Divonis 1 Tahun, Rekanan Biogas 2 Tahun

SUMBAWA BESAR, SR (16/1/2019) Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Mataram menjatuhkan vonis terhadap 4 terdakwa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *