Home / Pendidikan / Lahirkan Insinyur Hebat, Gubernur Zul Ikut Jejak Soekarno Jajaki Ceko

Lahirkan Insinyur Hebat, Gubernur Zul Ikut Jejak Soekarno Jajaki Ceko

PRAHA CEKO, SR (07/12/2108)
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc bertekad melahirkan insinyur hebat dunia dari NTB. Salah satu ikhtiarnya akan mengirim putra-putri NTB kuliah di Republik Ceko.
Karena itu setelah sukses menjalin kerjasama dengan banyak universitas di Polandia, Gubernur bersama rombongan melanjutkan perjalanan ke Republik Ceko sebagai rangkaian lawatannya di berbagai negara Eropa. Pada hari ketiga, Kamis (6/12), Gubernur memilih Ceko mengikuti jejak Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno yang beberapa tahun silam berhasil mengirim 390 mahasiswa Indonesia belajar di Ceko.
Langkah awalnya menemui Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Ceko, Aulia Aman Rachman. Saat bertandang di kediaman Dubes asal Batak ini, Gubernur didampingi Ketua Yayasan Dea Mas–lembaga pengelola Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Dr. Hj. Niken Saptarini SE., M Sc, Asisten III Pemprov, Hj Hartina Abdurrahman Mahmud, Kepala BKD NTB Fathurrahman Nursim Jumaah, Perwakilan Biro Humas Pemprov Najamuddin Amy dan Scholarship Team sekaligus perwakilan Universitas Mataram (Unram) Imanuella Romaputri Andilolo, Rektor Universitas Nahdatul Ulama, Baiq Mulianah Abdullah, Ketua STIKES NTB Chairun Nasrin, Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, H. Arsyad Abdul Gani, Rektor Universitas Mahasaraswati, Ida Bagus Eka Artika dan Wakil Rektor Universitas Hamzanwadi, Khirjan Nahdi Chalidi. Juga didampingi oleh Tim Beasiswa NTB, Sri Hastuti Novila A.S dan Irwan Rahardi.
Dalam pertemuan itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa kedatangannya untuk kerja dan misi besar. Di antaranya menjalin kerjasama dengan universitas di Ceko untuk mengirimkan mahasiswa dari NTB melanjutkan study. Tujuannya, meningkatkan sumber daya dan memperluas wawasan generasi muda di NTB. Pihaknya berencana mengirim 50 orang mahasiswa ke Ceko. Sebab Ceko memiliki sejarah yang indah dengan Indonesia. Saat era Presiden Soekarno, Ceko merupakan salah satu kiblat sains dan tekhnologi. “Kita akan mengulangi apa yang dilakukan Bung Karno. Jika Bung Karno mengirimkan 390 orang, kami dalam lima tahun ini mudah-mudahan lebih dari 390 orang. Tahun depan kita mulai dengan mengirimkan 50 orang,” tegas Gubernur.
Ceko dipilih menurut orang nomor satu di NTB ini, karena biayanya murah dan kualitasnya bagus. Inilah yang nantinya yang akan dilakukan penjajakan terutama di Carles University—salah satu universitas terkemuka di Praha Ibukota Republik Ceko. Mahasiswa yang dikirim akan langsung diseleksi. “Selama ini kita hanya mengetahui tempat kuliah di luar negeri yang bagus adalah Amerika dan Inggris. Padahal di Eropa Timur banyak tempat perkuliahan jauh lebih bagus,” ujarnya, seraya berharap dengan kerjasama yang dibangun NTB dengan sejumlah negara di berbagai belahan dunia ini menjadi inspirasi bagi daerah lain.
Sementara Dubes Indonesia untuk Ceko, Aulia Aman Rachman menyatakan siap membantu ide dan gagasan Gubernur NTB ini. Sebab gagasan ini bagian dari perubahan yang ditimbulkan revolusi industri keempat, yaitu bagaimana menyiapkan generasi muda untuk masa depan dan mempengaruhi zaman milenial ini. “Kita akan bantu sekuat kemampuan yang ada. Semua aparat yang ada di sini kami kerahkan. Kami ingin di Ceko ini setidaknya menyamai komitmen yang didapatkan Gubernur dan rombongan di Polandia,” imbuhnya.
Dijelaskan mantan Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar dan eks Ketua Umum KNPI ini, Ceko memiliki universitas tekhnik yang sangat bagus. Insinyur dari Ceko kualitasnya lebih baik dari insinyur negara lain di Eropa. Mahasiswa lulusan universitas di Ceko sekitar 60 persen merupakan sarjana tekhnik. Mereka kemudian dipekerjakan di sejumlah negara lain. Seperti Jerman, Perancis, Inggris dan Amerika.
“Universitas terbaik di Ceko adalah Charles University. Pihak universitas itu memiliki salah satu program yaitu bagaimana membantu Indonesia. Bahkan nanti pelaksanaannya akan selalu dievaluasi pertiga bulan. Program dari Gubernur NTB ini adalah sesuatu hal yang dahsyat dan bisa dikerjakan,” tandasnya.
Ia tidak menampik, Presiden Soekarno selalu mengirim pemuda Indonesia untuk belajar tekhnik di Ceko, sehingga banyak menghasilkan insinyur-insinyur hebat. Karena itu, diperlukan anak muda yang siap mental bertarung. “Bila perlu, undang saya nanti mempersiapkan mental dan spiritual mahasiswa di NTB,” sambungnya. (JEN/SR)

Lihat Juga

BPJS Naik Rakyat Menjerit

Oleh : Iskha Maulida (Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang) MALANG, SR (5/12/2019) BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *